70 Unit Perumahan PNS Terbengkalai

PASIR PENGARAYAN-Sebanyak 70 unit perumahan PNS dan honorer di Desa Sungai Deras, Kecamatan Rambah terlantar. Pihak devloper PT Cindrawasih terkesan lepas tangan. Akibatnya perumahan ditumbuhi semak belukar dan atap rumah diambil pencuri.Salah seorang pemilik rumah kredit Ramli yang juga pegawai RSUD Rohul, Kamis (4/10). Ia mengaku, kesal dengan ulah devloper PT Cindrawasih yang lepas tangan dalam hal ini. Mereka merasa dirugikan, karena setiap bulannya selama 3 tahun gajinya terus dipotong Rp308 ribu per bulan untuk mengangsur kredit rumah melalui Bank Riau selama 15 tahun. Tetapi rumah yang mereka kredit tidak bisa ditempati karena rumahnya sudah layaknya bangkai, selain itu jalan maupun listrik yang dijanjikan devloper tak kunjung disediakan.

“Kami sudah merasa dirugikan devloper, karena sejak akad kredit dari tahun 2003 sampai saat ini angsuran terus dibayarkan termasuk DP namun kenyataannya rumah kami belum ditempati sudah hancur, atap dicuri, rumah semak tidak terurus, dan bagian kayu kuda- kuda dan konsen sudah lapuk akibat terkena hujan panas karena tidak terawat. Kami minta Pemkab Rohul untuk campur tangan dalam penyelesaian ini dan mendesak agar devloper memperbaiki seluruh rumah yang sudah dikreditkan kepada para pegawai negeri yang kebanyakan adalah guru,” ungkap Ramli kesal.

Dari pantauan langsung di lokasi perumahan tersebut, ada seorang warga yang memanfaatkan rumah kosong tersebut untuk tempat tinggal. Warga tersebut mengatapi sendrii rumah tersebut, setelah adanya izin dari devloper. Bahkan dirinya saat inilah yang membersihkan sebagian semak- belukar yang sudah menumbuhi perumahan tersebut bukan devloper PT Cindrawasih.

Pada bagian atap rumah sama sekali seluruhnya sudah habis dicuri, bahkan beberapa bulan lalu tertangkap tangan 2 pencuri atap yang sedang mengangkut hasil jarahannya tersebut. Pencurian dilakukan oleh pencuri, akibat perumahan tersebut sama sekali tidak dijaga selain itu lampu- lampu penerangan di kawasan perumahan tidak pernah ada padahal pihak devloper sudah menjajikan akan menyediakan termasuk perbaikan fasilitas jalan menuju ke perumahan tersebut sekitar panjang 300 meter.

“Masalah ini sudah berlarut- larut, sehingga dalam hal ini kami berharap Bupati memberikan perintah agar kredit cicilan melalui pemotongan gaji dihentikan dulu. Karena sudah 3 tahun menyicil terus angsuran rumah tidak kunjung bisa ditempati, dan bila dihentikan angsuran para pemilik rumah dengan pemotongan gaji maka akan ditanggung devloper yang sampai saat ini keberadaannya juga tidak diketahui. Jangan membuat kami kesal dan nantinya berdampak terhadap kemarahan, karena sudah 3 tahun kami sabar terus menanti kabar dari PT Cindrawasih tetapi devloper tersebut tetap tenang- tenang saja,” tegas Ramli.(Fer)

Incoming search terms:

  • perumahan pns riau
This entry was posted in Rohul. Bookmark the permalink.

Comments are closed.