Dampak Pemotongan DBH

Pembangunan 3 Unit Pustu Tertunda

RENGAT-Pembangunan tiga unit Puskesmas Pembantu (Pustu) di lingkup Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhu terpaksa ditunda karena dampak pemotongan dana bagi hasil (DBH) bidang sumber daya alam serta minyak bumi dan gas (Migas) Kabupaten Inhu tahun 2007 sekitar Rp100 miliar. Padahal keberadaan Pustu sangat diharapkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di daerah pedalaman.

Kadiskes Kabupaten Inhu Helmi A Manaf kepada Riau Mandiri, Jumat (5/10) mengatakan, karena anggaran pembangunan fisik di Diskes Inhu dipotong hingga Rp1,7 miliar, rencana pembangunan 3 unit Pustu di Desa Rawa Asri, Kecamatan Kuala Cenaku, Desa Kelesa, Kecamatan Seberida dan Desa Morong, Kecamatan Sungai Lala harus ditunda. “Sampai kapan penundaan rencana pembangunan 3 unit Pustu tersebut hingga sekarang belum diketahui secara pasti. Namun yang jelas jika dianggarkan APBD-Perubahan tahun 2007 ini tidak memungkinkan lagi karena waktu tersisa sangat singat,” katanya.

Namun, lanjutnya, Diskes Inhu tetap berupaya mengajukan pembangunan 3 unit Pustu tersebut pada tahun anggaran 2008 mendatang. Tidak hanya pembangunan Pustu yang tertunda, tapi sejumlah program pembangunan fisik lainnya, seperti rehab berat 3 unit Puskesmas, di Lirik Kecamatan Lirik, Kilan Kecamatan Batang Cenaku dan di Sipayung Kecamatan Rengat dan renovasi bangunan Puskesmas Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu juga tertunda. Menurut Kadis, jika pada tahun anggaran 2008 mendatang, pembangunan 3 unit Pustu dan 4 rehab berat serta renovasi Puskesmas masih juga tertunda, program-program fisik Diskes itu diperkirakan akan diserahkan ke Dinas PU Kimpraswil Kabupaten Inhu.(rez)

This entry was posted in Indragiri Hulu. Bookmark the permalink.

Comments are closed.