Saudagar Minang Harus Perkuat Networking



PADANG-Keberadaan para saudagar, termasuk saudagar dari Ranah Minang sejak dahulu hingga kini dinilai memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi
bangsa Indonesia.Saudagar Minang secara personal sudah dikenal kepiawaiannya dalam aktivitas ekonomi dengan munculnya banyak pengusaha sukses di berbagai daerah. Peran ini akan lebih hebat jika keberadaan para saudagar ditata dalam jaringan atau networking yang solid sebagai sebuah kekuatan untuk membangun daerah, atau membangkit batang terendam.

Hal itu diungkapkan Menteri Perindustrian Fahmi Idris maupun Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi saat berbicara di hadapan  Wakil Presiden Jusuf Kalla dan seribuan undangan lainnya, Jumat (19/10) malam, dalam “makan bajamba” di Gedung Wanita Rohana Kudus Jalan Khatib Sulaiman Padang. Makan Bajamba ini merupakan jamuan makan malam oleh Gubernur Sumbar terhadap
peserta Silaturahmi Saudagar Minang (SSM) 2007 yang akan dibuka Sabtu (20/10) ini oleh Wapres di Pangeran Beach Hotel.

Jaringan usaha untuk bisnis, kata Fahmi Idris, sudah menjadi keharusan bagi saudagar Minang menghadapi kompleksnya persaingan ekonomi yang sudah dihadapkan pada tantangan perjanjian perdagangan internasional. Pihaknya yakin tanpa adanya kekuatan saudagar, kekuatan ekonomi di tanah air tidak akan menjadi lebih kuat.

“Sudah saatnya orang Minang yang dikenal luas kepiawaiannya dalam berdagang ditata, dibina dan diperkokoh kembali keberadaanya,” kata Fahmi. ntuk itu pihaknya mengusulkan agar gagasan SSM yang muncul dari “urang sumando” Jusuf Kalla itu ditindaklanjuti seperti dengan menggelar forum komunikasi antar saudagar sekali dalam sebulan.

Sementara itu Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi mengungkapkan adanya sinyalemen di masyarakat, kehebatan orang Minang sudah mulai surut seperti dengan tak banyaknya lagi orang Minang menduduki posisi penting di tingkat nasional. Namun hal itu tak sepenuhnya benar kata Gamawan. Menurut inventarisir yang dilakukan harus tetap diakui ungkapnya, secara individual ketokohan orang Minang tetap ada dan banyak berkiprah. Dia menyebutkan sederetan nama orang Minang yang sukses bertengger di posisi pimpinan BUMN termasuk sukses dalam bisnis di perantauan, seperti menduduki Dirut Telkom, Semen Padang, layanan selular, rumah makan, rumah sakit, perhotelan, sampai percetakan kelas nasional seperti Basrizal Koto di Pekanbaru, Riau.

“Yang belum ada itu networking antara saudagar Minang. Inilah yang perlu dibangun dan belum ada selama ini,” kata Gamawan.

Dampak Ekonomi

Di kesempatan terpisah sejumlah kalangan di Sumbar seperti Dekan Ekonomi di Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Syamsul Umar, Mochtar Naim Anggota DPD RI asal Sumbar, Hadison Ketua DPRD Kota Padang turut berharap digelarnya SSM yang dihadiri sekitar 700 peserta dari berbagai daerah di Indonesia ini memberi dampak pada ekonomi Sumbar ke depan. Seperti dikatakan Syamsul kepada wartawan, SSM ini menjadi momentum “Mambangkik Batang Tarandam” perekonomian Minang.
Demikian juga dengan Hadison agar kegiatan ini tidak hanya tinggal sebatas pertemuan tanpa ada tindak lanjut yang konkrit.

Dalam jamuan makan malam di Gedung Wanita Rohana Kudus ini tampak hadir sejumlah tokoh penting Minang baik dari daerah maupun perantauan, seperti dua mantan Gubernur Sumbar Azwar Anas, Hasan Basri Durin, Ketua DPRD Sumbar Leonardy Harmaini, Ketua DPRD Kota Padang Hadison, Basril Djabar. Dari Riau hadir Ketua Umum IKMR Provinsi Riau H. Basrizal Koto bersama jajaran pengurus Ir A.Z. Fachri Yasin, MAgr, Ketua Ikatan Luhak Agam Ir. H. Marjoni Hendri, Zulfahmi Datuk Poto. Jhoni Sarikoen Ketua IKMR Siak, Zahirman Zubir, Armen Sikumbang, Ketua IKMR Kota Pekanbaru H. Syamsul Hidayah Kahar, Wakil Walikota Pekanbaru H. Erizal Muluk, Fauzi Gani, Dino Prima, jajaran IWMR dan lainnya. Ketua Gebu Minang Asril Tanjung dan pengusaha lainnya.

Dibuka Wapres

Menurut Ketua Panitia SSM 2007, Firdaus HB, pembukaan SSM ini akan dilakukan oleh Wapres Jusuf Kalla. Rencananya acara ini akan ikut dihadiri Timbalan Perdana Menteri Malaysia YAB Dato Sri Mohamamad Najib bin Tun Haji Abdul Razak yang ikut memberikan sambutannya.

Pada Sabtu ini setelah pembukaan diisi dengan tiga sesi seminar dan dialog bisnis yaitu pertama pada pagi harinya menjelang zuhur dengan diskusi bertema kebijakan dan stategi pemerintah dalam meningkatkan peran UKM. Hadir sebagai pembicara Menperin, Menperindag, Menteri BUMN, Gubernur BI dan Gubernur Sumbar. Sesi kedua pada pukul 13.30 hingga 16.00 WIB dengan dialog kisah sukses pengusaha menghadirkan perwakilan Sumbar Ramal Saleh, perwakilan perantau luar negeri dari Malaysia, perwakilan perantau dalam negeri Basrizal Koto (Dirut PT RAM/pemilik Minang Plaza), dan perwakilan profesional Rinaldi Rifmansyah (Dirut PT Telkom). Sesi ketiga dialog tentang pengembangan pariwisata dan bisnis dengan menghadirkan sejumlah pengusaha Minang.

Selain itu pada puncaknya Minggu (21/10) diisi dengan bakti sosial, dharma wisata ke lokasi wisata, salah satunya pacuan kudo di Bukittinggi.

Hotel Penuh

Sementara itu pantauan Riau Mandiri di lokasi SSM 2007 di Pangeran Beach Hotel sepanjang Jumat kemarin mulai padat didatangi peserta. Kamar hotel persis di pinggir pantai ini sudah full booking sejak sebulan lalu. Sebagian peserta menginap di hotel atau penginapan lainnya. Sedangkan peserta dari Provinsi Riau menurut pengurus IKMR Fachri Yassin yang sudah datang lebih dari seratusan orang dengan menggunakan kendaraan pribadi. IKMR membuka posko di eks Gedung Presiden Theatre Jalan Khatib Sulaiman. (yon)


eXTReMe Tracker