Pelaksanaan Otdes Harus Didukung SDM Andal

Pangkalan Kerinci-Meski pelaksanaan otonomi desa (Otdes) sudah lama didengungkan. Namun dalam kenyataan dilapangan masih banyak pembenahan yang harus dilakukan agar Otdes bisa berjalan sesuai yang diharapkan. Salah satunya meski didukung sumber daya manusia (SDM) yang andal.Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Pelalawan H. Tengku Kashar Haroen, Minggu (2/12). “Salah satu yang harus dibenahi agar otonomi desa bisa berjalan sesuai yang diharapkan adalah kesiapan SDM yang masih belum optimal melaksanakan fungsinya menjalankan pemerintahan desa,” ucapnya.

Menurut Kashar, desa diartikan dengan dua gambaran utama. Pertama, desa secara sosiologis dilihat sebagai komunitas dalam kesatuan geografis tertentu, yang antara mereka saling mengenal dengan baik, bercorak kehidupan yang homogen dan banyak bergantung dengan alam. “Oleh karena itu, desa diasosiasikan sebagai masyarakat yang hidup sederhana pada sektor agraris (pertanian), mempunyai ikatan sosial, adat istiadat serta tradisi yang kuat, bersahaja, serta tingkat pendidikan yang dapat dikatakan rendah,” ujarnya.

Kedua, desa sering diidentikkan dengan organisasi kekuasaan. Melalui kacamata ini, Kashar mengatakan bahwa desa dipahami sebagai organisasi pemerintahan serta organisasi kekuasaan yang secara politis mempunyai wewenang tertentu dalam struktur pemerintahan negara. Mantan Camat Pangkalan Kuras ini mengungkapkan bahwa kesiapan SDM sangat berpengaruh dalam pelaksanaan Otdes . Oleh sebab itu pihaknya selalu membuka diri bekerjasama dengan pihak akademisi untuk memberikan semacam pendidikan untuk peningkatan SDM dikalangan pelaksana Otdes, seperti anggota BPD.

Dikatakannya bahwa salah satu upaya peningkatan ini, bekerjasama dengan Unri. Dalam hal ini pihaknya mengadakan kegiatan pelatihan untuk anggota BPD. Bahkan sebagai pembicara, pihaknya juga menghadiri pakar-pakar hukum seperti Prof. Dr. Sufian Hamim, S.H., dan Husnu Abadi S.H., M.Hum., dari Universitas Islam Riau (UIR). (kad)

This entry was posted in Pelalawan. Bookmark the permalink.

Comments are closed.