Pedagang Jam Ditemukan Jadi Mayat di Sungai



Hilang 10 Hari

TELUK KUANTAN-Supardi (30) warga Kampung Terendam, Kelurahan Simpang Tiga, Teluk Kuantan yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang jam, Senin (7/1) kemarin ditemukan tewas di Sungai Kuantan. Supardi sebelumnya dinyatakan hilang oleh Anto rekan sekerjanya selama 10 hari.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Slamet Heri Basuki, kepada wartawan mengungkapkan, mayat Supardi pertama kali ditemukan Wahandi, tukang panen sawit PT. Mustika Agro Sarimas yang ada di Kecamatan Singingi Hilir. Saat ituWahandi sedang memancing di sekitar lokasi penemuan. Saat berpindah-pindah mencari lokasi pemancingan, Wahandi menemukan sesosok tubuh manusia yang sudah menjadi mayat.

Wahandi kemudian menyampaikan adanya mayat tersebut kepada rekan kerjanya dan aparat desa, serta aparat kepolisian yang ada di sekitar TKP. Setelah didatangi oleh aparat, mayat tersebut kemudian dirujuk ke RSUD Teluk Kuantan untuk di visum.

Dari hasil penyelidikan pertama kata Kapolres, ditemukan adanya tindak kekerasan terhadap pelaku sebelum dibuang ke lokasi penemuan. Namun dirinya belum bisa memastikan apakah telah terjadi perampokan atau pembuhunan karena memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara Dr H. Emrialis dokter di RSUD Teluk Kuantan yang melaksanakan visum et repertum atas korban mengakui kalau kondisi korban saat dibawa ke rumah sakit memang sangat mengenaskan sekali.

Dari hasil visum yang dilakukannya terdapat beberapa luka disekujur tubuh korban yang cukup mengenaskan. Menurutnya, seluruh wajah korban sudah hancur dan tidak bisa dikenali lagi, begitu juga dengan rambut yang ada di kepala korban sudah terkelupas seluruhnya.

Sementara itu tangan kanan korban kata dokter Emrialis sudah hilang dan di dada korban ada lubang yang cukup besar. Sedangkan kaki kiri dan kaki kanan korban ada luka robek memanjang dan otot kirinya juga keluar.

Dari hasil visum yang lain beber Emrialis ditubuh korban juga diketemukan jam tangan yang masih utuh, uang pecahan seribu yang berjumlah tujuh ribu dan sejumlah identitas lainnya. Disimpulkan terjadi aksi pembunuhan terhadap korban. Kapolres berjanji akan menindaklanjuti kasus ini.(mad)


eXTReMe Tracker