Terkait Penggunaan DAK 2007
PEMATANG REBA-Bupati Inhu H.R. Thamsir Rachman mengingatkan (warning) semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau satker, agar terus melaksanakan seluruh kegiatan yang masih tertinggal, sehingga Dana Alokasi Khusus (DAK) 2007 dapat terserap seluruhnya dan tidak dikembalikan pada Pusat.
“Kita mintakan agar seluruh satker mempergunakan semua sisa DAK 2007 untuk melaksanakan seluruh kegiatan yang masih tertinggal untuk tahun 2008,” kata Bupati Inhu H.R. Thamsir Rachman didampingi Asisten II, H.R. Zulkarnain kepada Riau Mandiri, Sabtu (19/1) usai acara pelantikan pengurus Ikrar Sumut.
Dikatakan, untuk mengetahui hasil kegiatan tersebut kepada seluruh perangkat daerah untuk segera membuat laporan secara tertulis tentang realisasi kegiatan tersebut terutaman dari dana DAK yang ada di Disdik. Selanjutnya kepada setiap unit kerja untuk segera mengurus agar dana tersebut untuk dilanjutkan pada kegiatan 2008 dan melanjutkan seluruh sisa kegiatan yang belum selesai sehingga tidak diserap pusat dan tetap dipergunakan agar tidak dikembalikan pada pusat.
Menurutnya, sampai saat ini dana DAK yang tersisa masih tersimpan di kas daerah dan untuk melaksanakan kegiatan dari sisa DAK tersebut paling lambat pada awal April, sehingga pertengahan tahun dapat terselesaikan dan dilaksanakan seluruhnya.
“Semua SKPD agar tetap berkonsentrasi dan selalu fokus terhadap beberapa kegiatan yang masih akan dilaksanakan. Disamping kegiatan yang mempergunakan dana APBD 2008 maka secara otomatis seluruh kegiatan yang tertinggal dapat dilanjutkan pada tahun ini,” tegasnya.
Belum Direalisasikan Sementara itu, Kadisdik Inhu Hj Herawati kepada Riau Mandiri, Minggu (20/1) melalui seluleranya, mengatakan bahwa dinasnya tetap eksis melaksanakan seluruh kegiatan yang mempergunakan dana DAK tersebut seperti rehab sekolah, pembangunan ruang sekolah, pengadaan kegiatan belajar sekolah.
“Kita sepenuhnya ingin melaksanakan kegiatan tersebut, namun karena dana belum nampak maka diharapkan tahun depan akan segera dialokasikan ke setiap sekolah,” jelas Kadisdik.
Namun terkait penggunaannya, dirinya mengaku tidak ada masalah dengan pemeriksaan tersebut karena memang dana tersebut belum direalisasikan dan dialokasikan untuk kegiatan. “Kalau barang itu ada pada kita, otomatis akan dipergunakan,” terangnya singkat.***(wahyu)