Gerebek Persembunyian Perampok
TEMBILAHAN-Kapolsek Tembilahan Hulu AKP AH Matondang nyaris tewas akibat dibacok perampok berinisial RKT alias Uti (27), di Desa Teluk Bunian, Kecamatan Pelangiran, Selasa (22/1) sekitar pukul 04.00 WIB. Insiden itu terjadi saat Kapolsek bersama lima anggotanya menggerebek rumah persembunyian kawanan perampok sadis tersebut.
Menurut Kapolres Inhil AKBP. Drs. Marudud Hutabarat melalui wakapolres Kompol Suratno SIK yang dikonfirmasikan di ruang kerjanya sehabis menjenguk Matondang di RS Puri Husada Tembilahan, kejadian malam itu sangat di luar dugaan. Kapolsek dan lima anggotanya berangkat dari Mapolsek Tembilahan Hulu pada Senin sore untuk melakukan pengintaian bersama Kapolpos Teluk Bunian. Karena berdasarkan informasi yang mereka dapat, perampok yang telah menjadi buronan selama satu bulan lebih, terkait aksi perampokan sembilan rumah warga Parit Cempaka Desa Pulau Palas Kecamatan Tembilahan Hulu, bersembunyi di rumah warga berinisial AR.
Mereka mengintai mulai sekitar pukul 22.00 setelah mendapat persetujuan dari aparat desa. Karena informasi awal bahwa yang bersembunyi di dalam rumah tersebut ada tiga orang, tingkat kehati-hatian dan kewaspadapun semakin ditingkatkan.
Melihat situasi telah kondusif, penggerebekan pun dilakukan. Saat itulah Matondang bersama anggotanya setelah mendobrak pintu langsung dibacok pake parang panjang. Akibatnya, ia mengalami luka pada bagian tangan kanan dan pipi kanan. Melihat komandannya diseranng, secara spontan anggota langsung memuntahkan timah panas pada bagian paha Uti. Namun ia masih tetap menyerang Kapolsek untuk keduakalinya. Karena tidak bisa menghindar, Kapolsek menangkis pakai tangannya hingga luka.
Tembakan bertuntun pun digencarkan sampai empat kali dan melukai bagian tubuh tersangka sehingga rubuh. Tersangka pun langsung dilarikan ke RS Puri Husada Tembilahan. Saat ini Kapolsek Matondang masih dalam perawatan medis, begitu juga tersangka.
“Kita berharap tersangka Uti dapat bekerja untuk pengungkapan kasus yang telah meresahkan itu. Bayangkan pada saat mereka beroperasi menurut laporan warga, sekitar 7 orang menyatroni rumah–rumah penduduk dan menyikat harta bendanya tanpa pilih bulu,” ujar Suratno.
Pihaknya juga masih memburu para tersangka lainnya, yang seluruh identitasnya telah dikantongi. “Tinggal waktu saja untuk menggulung mereka,” tandas Suratno. Menurut pangakuan sementara, RKT alias Uti telah banyak melakukan perampokan di perairan Inhil. Setelah beroperasi, mereka berpencar-pencar di berbagai tempat dalam wilayah inhil .
Warga Geram
Informasi pembacokan Kapolsek Tembilahan Hulu yang dilakoni perampok, mendapat simpatisan dari masyarakat. Dari pantuan Riau Mandiri di RS Puri Husada Tembilahan, ratusan warga berdatangan untuk melihat kondisi Kapolsek yang terbaring di UGD, sedangkan perampok yang dalam kondisi sekarat mendapat ejekan karena dinilai betul-betul sangat meresahkan.
“Jangankan masyarakat polisi pun mereka tebas pakai parang, kenapa polisi tidak menembak mati saja ya,” kata Mahran dan Iyus warga yang geram melihat tersangka. Sebab, menurut mereka, perampok tersebut telah keterlaluan. Dia mencontohkan Kapolsek Keritang AKP Ishak Siregar pada awal 2007 lalu juga tewas akibat ditebas perampok.(par)
Incoming search terms:
- berita tembilahan
- berita tembilahan terbaru
- berita terkini tembilahan riau
- tembilahan
- berita terbaru tembilahan
- Berita tembilahan riau
- berita dari tembilahan
- verita tembilahan
- khabar berita tembilahan
- kejadian terbaru di tembilahan-riau