Puluhan Sapi K2I Mati di Perhentian Luas

PERHENTIAN LUAS-Kondisi tragis sapi K2I yang dianggarkan Dinas Peternakan Provinsi Riau tahun 2007 lalu kembali ditemukan. Kali ini di ditemukan sedikitnya 10 ekor sapi K2I bantuan Disnak Riau, mati. Sementara puluhan ekor lainnya terlihat kurus dan sakit-sakitan.Martunus, anggota DPRD Kuansing yang juga tokoh masyarakat Perhentian Luas, ketika ditemui, Jumat (25/1) kemarin, mengatakan sapi-sapi tersebut dikhawatirkan juga akan mati karena tidak terawat. Selain itu, bibit sapi K2I yang diberikan juga diduga tidak bagus. “Masyarakat sudah mengeleuhkan sapi K2I ini, bahkan masyarakat mengaku tidak memperoleh pembinaan lebih lanjut untuk memelihara sapi K2I tersebut,” ujarnya.

Sementara Kadis Peternakan Kuansing Lis Darti Roza, yang dikonfirmasi, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, dari data di Kacabdis Peternakan diketahui sapi yang mati berjumlah 10 ekor dari sekitar 50 bantuan sapi yang diberikan. Namun Lis membantah kalau pihaknya kurang memberikan pembinaan kepada para petani sapi K2I.

“Salah satu syarat mendapatkan bantuan sapi K2I itu yakni kelompok harus punya lahan pakan.Jadi kalau akhirnya alasan pakan dan ternak yang tak terurus, yang salah itu warga penerima bantuan yang tidak siap,” ujarnya.

Namun demikian, pihaknya tetap akan melakukan evaluasi terhadap masalah yang terjadi,kata Lis. Sebelumnya, warga Desa Teratak Jering Kecamatan Kuantan Hilir, juga menyampaikan keluhan yang sama. Warga di daerah itu juga mengeluhkan tidak adanya pembinaan dari petugas tentang tata cara bubidaya sapi yang baik. Akibatnya banyak sapi yang dikembalikan dan mati.(evi)

Incoming search terms:

  • syarat mendapatkan bantuan k2i
This entry was posted in Riau Raya. Bookmark the permalink.

Comments are closed.