Gubri: Kedepankan Etika Politik dan Persatuan



Pilgubri Harus Sukses dan Damai

DURI-Gubernur Riau H.M Rusli Zainal meminta semua pihak mengedepankan etika politik, menjaga kesatuan dan persatuan, hingga tidak terjadi salah pendapat atau persepsi yang akhirnya bisa merusak hubungan baik. Untuk itu, menjelang pelaksanaan Pilgubri September mendatang, masyarakat tidak perlu pusing atau stres.

“Masyarakat jangan sampai pusing atau stres dengan pelaksanaan pilkada,” kata Rusli Zainal saat menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Raja Hasibuan Siopat Pusoran (Ikarhaopu) Duri dan sekitarnya, Sabtu (15/3) lalu. Dikatakan, etika berpolitik harus dikedepankan untuk bisa menjaga hubungan baik karena berbagai hal yang sifatnya masih isu tak perlu dicuatkan karena hanya akan menimbulkan fitnah dan perpecahan. “Jangan sampai pilkada merusak persatuan. Silakan mengikuti porses ini. Tidak ada larangan sedikitpun bagi siapapun. Yang penting mari ikuti prosesnya dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan serta etika politik,” ingat calon incumbent ini.

Sebagai salah seorang balon yang akan maju bertarung memperebutkan kursi Riau 1, Rusli menginginkan pelaksanaan pilkada berjalan tentram dan damai. Dia mengajak semua pihak membuktikan bahwa Riau yang multi etnis bisa menjalankan pilkada tanpa riak-riak yang menimbulkan perpecahan. Soal jadi atau tidak menjadi orang nomor satu di Riau, dalam pandangan Rusli, terserah pada ketentuan Tuhan. Berikhtiar itu wajib, katanya. Namun jangan sampai pusing-pusing dan stres dengan pilkada. “Yang penting mari bertekad membangun kampung halaman kita untuk kesejahteraan bersama,” ajaknya.

Dukungan
Sementara itu, Bupati Bengkalis H. Syamsurizal MM dalam sambutannya terkesan memberikan dukungan bagi Rusli Zainal untuk maju. Kendati Bupati memberikan alasan, bahwa sambutannya bukanlah kampanye tapi fakta, namun apa yang diutarakan bupati ujung-ujungnya memberikan dukungan penuh kepada Rusli Zainal.

“Ini bukan kampanye, hanya menyampaikan fakta saja. Saya menjadi PNS sejak 1977, sudah 31 tahun. Sudah enam atau tujuh orang gubernur yang memerintah Riau. Bukan melebih-lebihkan, di zaman Pak Rusli banyak pembangunan yang sudah dibuat melalui konsep tiga pilar pembangunan K2I. Sebuah konsep yang sangat cerdas yang diharapkan dapat mengangkat harkat dan martabat daerah,” jelasnya. Suara dukungan juga mencuat dari Ikarhaopu yang di atas kertas memiliki anggota sebanyak 3.127 KK atau sekitar 7.456 jiwa .

“Mudah-mudahan Allah memberi kesempatan kepada Bapak untuk menjabat Gubernur Riau periode 2008-2013. Ini suara hati saya sebagai individu, bukan sebagai Ketua DPC Partai Buruh Bengkalis maupun anggota DPRD,” ucap pendiri Ikarhaopu, Hendri.***(sus)


eXTReMe Tracker