BRI dan Askrindo Berikan Kemudahan Kredit

PEKANBARU-Sebagai komitmen membantu pertumbuhan dan perkembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Riau, Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Asusansi Kredit Indonesia (Askrindo), selaku lembaga penyalur dan penjamin kredit, berikan berbagai kemudahan.Hal tersebut mengemuka sekaligu menjadi salah satu agenda utama pada rapar kerja (Raker) Ikatan Keluarga Miang Riau (IKMR) dan Forum Silaturahmi Saudagar Minang (FSSM) Riau 2008 di Hotel Mutiara Merdeka, Sabtu (15/3). Kemudahan yang diberikan untuk penunjang usaha masyarakat khususnya masyarakat Minang, yang dinilai Direktur BRI Pusat Suprajarko memiliki jiwa bisnis tinggi. Untuk itu BRI tetap konsen bantu UMKM dan sudah menjadi tekad bank nasional ini menyampaikan kredit usaha sampai ketingkat bawah.

“Kami melihat potensi FSSM ini sangat luar biasa untuk meningkatkan usaha mereka. BRI tetap konsen bantu UMKM dan sudah jadi tekad kami sudah sampaikan ke tingkat bawah untuk beri kemudahan penyaluran kredit. Tujuan akhir dapat dimanfaatkan oleh seluruh SSM di Indonesia,”kata Suprajarko. Masih menurut dia, pertumbuhan UMKM sangat diharapkan pemerintah karena bisa membantu upaya menyerap tenaga kerja. Tahun 2006 lalu sebesar 99,8 persen kredit diserap oleh UMKM. Dengan daya serap tenaga kerja mencapai 81,5 persen, dan hanya 3,28 persen tenaga kerja yang diserap perusahaan besar.

Seminar yang disajikan khusus bagi para pengusaha mikro, kecil, menengah dan koperasi yang berlangsung selama tiga jam itu mendapat tanggapan luar biasa dari para pesarta seminar. Ini dapat dilihat dari antusiasme peserata dalam bertanya seputar kemudahan yang diberikan BRI dalam pengajuan kredit UMKM.

Tanpa Agunan Sementara itu, Direktur Askrindo Chairul Bahri mengatakan sejak 5 November 2007 lalu, dukungan untuk UMKM kembali diberikan pemerintah, dengan memberikan kemudahan dalam mengajukan pinjaman melalui lembaga penjamin UMKM, melalui Askrindo. Tujuannya tak lain supaya ekonomi rakyat semakin berkembang.

Keberadaan Askrindo sebagai penjamin bagi UMKM yang ingin mengajukan kredit perbankan tak dibebankan agunan. Pemerintah memberikan kepercayaan kepada enam bank untuk penyaluran kredit bekerjasama dengan Askrindo, yakni BRI, Bank Mandiri, BNI, BTN, Bank Syariah Mandiri dan Bukopin.

“Dengan pertumbuhan UMKM, masalah tenaga kerja juga dapat teratasi. Namun kendala selama ini, UMKM kurang agunan sehingga bank tak mau beri kredit dan UU pun mengatakan jika kredit tak ada agunan itu masik pada tindak pidana. Askrindo diberi tugas oleh pemerintah untuk beri penjaminan kepada UMKM. Sejak keluar peraturan Presiden ini, keluarga minang yang umumnya memiliki jiwa berdagang dapat memanfaatkan ini dengan sebaiknya,”ujarnya.

Kemudahan lain yang diberikan untuk mendukung perkembangan UMKM, Askrindo dapat menjamin 70 persen dari nilai pinjaman. “Maka dari itu, para pengusaha diharapkan dapat memanfaatan program ini sebaik-baiknya, untuk memperbesar usaha anda. Sejak didirikan, Askrindo telah menyalurkan Rp850 miliar anggaran untuk agunan UMKM,”imbuhnya.(vit)

This entry was posted in Keuangan dan Bisnis. Bookmark the permalink.

Comments are closed.