Ikut Pilbup Desember 2008
TEMBILAHAN-Kancah perpolitikan pasca disahkannya revisi UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemda, semakin panas karena memberikan peluang bagi balon yang bakal maju, baik di Pilgubri dan Pilkada Bupati (Pilbup) Inhil pada Desember 2008. Untuk mewujudkan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku, Bupati Inhil H. Indra Muchlis Adnan menyatakan siap mundur dari jabatannya karena mengikuti Pilbup Inhil. “Jika aturan sudah menetapkan demikian, sebagai warga negara kita tentu saja harus mentaati. Karena itulah, saya pun siap untuk mundur dari jabatan sebagai Bupati Inhil. Hal ini tidak perlu terlalu dipersoalkan karena apa yang dilaksanakan itu merupakan wujud penerapan aturan yang berlaku,” tegas Indra, Kamis (3/4).
Dikatakan, apa yang sudah diatur dalam revisi UU No 32 Tahun 2004 itu, adalah hal yang wajib ditegakkan. Bagi Bupati Inhil, Undang-undang merupakan aturan hukum yang tidak boleh diganggu gugat dan harus dilaksanakan sebaik-baiknya. Mundur dari jabatan saat mengikuti Pilbup itu nantinya akan menciptakan sebuah persaingan yang sehat dan menghindari adanya penafsiran yang miring. Karena itu pula langkah dalam mengarungi Pilbup dinilai akan berjalan lebih baik lagi. “Namun saya tetap meminta warga terus menjaga persatuan dan kesatuan serta berpartisipasi penuh dalam Pilkada. Pembangunan yang sudah berjalan dengan baik harus terus dilaksanakan sebagaimana mestinya. Pilkada hanyalah satu proses politik dalam sebuah negara demokrasi,” jelasnya.
Sedangkan waktu persis pengunduran diri itu masih belum dapat dipastikan. Karena sampai sekarang, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Inhil masih belum memplenokan jadwal Pilbup. Semua masih dalam bentuk draf. Pada sisi lain, Indra menyatakan kapan saja waktunya dirinya siap meletakkan jabatan. Tetapi selagi belum mendaftar sebagai calon Bupati, dia tetap sebagai orang nomor satu di Inhil. Namun terkait siapa yang bakal mendampinginya nanti, Indra masih bersikap diam karena mengamati secara dekat siapa yang paling pantas menjadi pendamping dirinya di Pilbup mendatang.
Sementara itu, adanya dukungan warga yang yang selama ini diberikan padanya, Indra mengucapkan terima kasih. Indra menyebutkan akan berupaya semaksimal mungkin mengemban amanah yang sudah disampaikan itu. “Kampung, desa dan wilayah tempat tinggal kita masing-masing harus selalu terjaga dengan baik. Pembangunan yang sudah berjalan sekarang tidak boleh terhenti karena Pilkada ini. Sebagai sesama saudara, jangan sampai tali silaturahmi terputus karenanya. mari kita ciptkan suasana Pilkada yang aman dan kondusif,” imbau Indra.(par)
Incoming search terms:
- Indra muchlis adnan