Kesadaran Masyarakat Masih Kurang
Daftarkan Nama di DPS
RENGAT-Kesadaran masyarakat di Kabupaten Inhu dinilai masih kurang untuk ikut serta di Pilgubri, 22 September mendatang. Hal ini terlihat dengan kurangnya inisiatif warga mendaftarkan namanya di lokasi daftar pemilih sementara (DPS) di derah masing-masing. Anggota KPUD Inhu bidang pendidikan, Effendi saat ditemui Riau Mandiri, Jumat (29/5) mengungkapkan, kesulitan KPUD Inhu dalam mengumpulkan data DPS, salah satunya tidak adanya keinginan dari masyarakat langsung untuk mendaftarkan diri mereka sebagai calon pemilih.
“Hal ini memang sangat disayangkan karena seharusnya masyarakat saat ini lebih aktif dalam menentukan pemimpin mereka, baik untuk tingkat nasional apalagi untuk tingkat daerah yang nantinya akan dirasakan langsung oleh masyarakat itu sendiri,” ungkap Effendi. Dikatakan, petugas DPS memang mengalami kesulitan dalam mengumpulkan data untuk DPT karena memang masyarakat sulit untuk ditemui saat sosialisasi. Bahkan setelah adanya dibuka tempat pendaftaran masyarakat masih belum ingin berpartisipasi langsung. “Salah satu contoh di Kecamatan Peranap dari 1.500 orang pemilih hanya 10 orang saja yang langsung mendaftar. Selain itu, petugaslah yang langsung mendatangi mereka,” jelasnya.
Sebelumnya, Ketua KPUD Inhu mengatakan adanya inisiatif petugas untuk mendatangi calon pemilih karena adanya keinginan KPUD agar masyarakat tersebut tidak kehilangan hak pilihnya karena tidak terdaftar. “Ke depan hal ini kita harapkan tidak terjadi lagi karena hak suara penting dalam menentukan masa depan daerah terlebih tahun 2009 kita juga akan menghadapi Pemilu legislatif dan Pilpres,” jelasnya.(eka)