Mayat Bocah Mengapung dalam Kolam SPBU



PANGKALANKERINCI-Warga Pangkalan Kerinci khusus yang berada di kawasan SPBU samping kantor Bappeda Kabupaten Pelalawan, di kejutkan dengan penemuan sosok mayat manusia mengapung di kolam pembuang air, Selasa (1/7). Belakangan diketahui mayat itu bernama Rena (4,5) anak karyawan kantraktor Riaupulp. Belum diketahui penyebab meninggalnya bocah tersebut. Namun kuat dugaan korban tewas tenggelam karena tidak bisa berenang. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh abang kandungnya.Menurut informasi, kejadian itu berawal ketika korban bermain di luar perkarangan rumah disaat kedua orang tuanya tidur pulas. Karena tanpa pengawasan, korban lebih leluasa bermain, hingga sampai dipinggir kolam. Hentah apa yang dilihat korban saat berada di pinggir kolam pembuang air tersebut. Namun, dugaan korban tewas karena tergelincir ke dalam kolam itu. Musibah itu baru diketahui setelah orang tua korban bangun. Begitu bangun, mereka terkejut karena sibuah hatinya tidak berada di samping mereka. Pencarian di sekitar perkarangan rumah dilakukan. Tapi, hampir satu jam, pencarian itu belum membuahkan hasil.

Namun, alangkah terkejut, ketika abang kandung korban berteriak minta tolong. Spontan mereka berlari kearah tersebut. Setelah dilihat, ternyata sang abang minta tolong karena melihat adek kesayangan sudah tidak bernyawa di dalam kolam pembuangan air milik SPBU samping kantor Bappeda yang berukuran 4×3 meter dengan kedalaman air lebih 1,5 meter. Kuat dugaan korban tergelincir kedalam kolam hingga tewas. Saat itu korban langsung diangkat dan dibawa ke rumah untuk di kebumikan. Ditempat terpisah Kapolres Pelalawan melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci, AKP. Dwi Atmaja membenarkan kejadian itu. “Saat ini kita sedang menunggu laporan anggota kita yang saat ini sedang berada di TKP,” pungkasnya singkat.(feb)


eXTReMe Tracker