Harga Daging Meroket

PEKANBARU-Harga daging disejumlah pasar di Pekanbaru terus mengalami kenaikan. Setelah sebelumnya naik Rp55.000/kg, kini harga tersebut kembali naik hingga mencapai Rp60.000/kg. Kenaikan harga itu juga terjadi pada harga kebutuhan lain, seperti telor, cabe, bawang dll. Kenaikan harga tersebut, membuat para pedagang dibeberapa pasar di Pekanbaru, seperti Pasar Senapelan, Pasar Agus Salim dan Pasar Sail, mengeluh. Sebab, dengan kenaikan tersebut berdampak kepada sepinya pembeli.Hal ini disampaikan Andre (26), pedagang daging di Pasar Senapelan. Ia mengatakan kenaikan harga daging tersebut sudah berlangsung semenjak beberapa hari lalu.”Sebelum BBM naik harga daging Rp50.000 kg. Tapi, setelah itu harga terus naik. Dan ini kenaikan yang kedua kalinya,” ujarnya. Dikatakannya, kenaikan harga tersebut diakibatkan naiknya harga yang diterapkan dari rumah potong. Pasalnya, mereka mematok harga berkisar Rp55.000 hingga Rp56.000/kg. Selain itu, kenaikan tersebut dipicu mahalnya biaya transfortasi pengiriman sapi dari tempat pengiriman baik Lampung maupun Sumatera Barat. “Modalnya saja sudah naik, itupun dalam satu kilonya saya beli dirumah potong bukan daging bersih semua, tapi bercampur lemak, jadi untungnya tipis sekali. Kenaikan ini jelas-jelas menyusahkan kami sebagai pedagang, masalahnya naiknya harga membuat pembeli semakin sepi saja” kata Andre. Ditambahkan Andre kenaikan bukan hanya pada Daging Sapi, namun juga pada Ayam Potong yang sebelumnya Rp18.000/kg kini naik menjadi Rp20.000/kg.

“Sekarang yang beli cuma langganan saja, seperti pemilik warung nasi, sementara untuk kelurga atau ibu-ibu rumah tangga jarang mau beli daging sekarang, semenjak BBM naik waktu itu pembeli udah sepi juga, apalagi udah beberapa hari ini harga daging naik lagi ya pasti akan lebih sepi lagi yang beli,” kata Ajo pedagang Pasar Sail. Kenaikan ini dikeluhkan Lela (38), pemilik salah satu warung ampera. Ia mengeluhkan dengan naiknya harga daging ini tentunya akan menambah pengelurannya, sementara untuk menaikkan harga nasi tidak mungkin dan segampang itu karena takut akan kehilangan pembeli. Kenaikan harga tidak hanya pada daging saja, namun juga pada barang-barang pokok lainnya seperti Telur yang sebelumnya Rp700/butir, naik menjadi Rp800/butir.

Harga cabe merah juga mengalami kenaikan sebelumnya Rp19.000/kg menjadi Rp20.000, sementara untuk cabe rawit mengalami kenaikan yang cukup tinggi mencapai Rp28.000/kg yang sebelumnya Rp20.000/kg Untuk bawang merah juga mengalami kenaikan harga menjadi Rp17.000/kg yang sebelumnya Rp16.000/kg. (cr04)

This entry was posted in Keuangan dan Bisnis. Bookmark the permalink.

Comments are closed.