Kader Akui Kecewa
BENGKALIS-Sejumlah kalangan di Bengkalis mengaku terkejut adanya keputusan di injury ime (waktu akhir) DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) serta sikap DPW PPP Riau yang dinilai sebagai keputusan tidak konsisten menetapkan calon di Pilgubri, yaitu ikut-ikutan mengusung Rusli Zainal-Mambang Mit (RZ-MM). “Itu adalah sikap latah dan tidak konsisten dari elit PPP di pusat dan provinsi karena selama ini antara RZ dan Wan Abubakar yang merupakan kader murni PPP terjadi perpecahan dalam berbagai kebijakan pembangunan di Riau. Sikap PPP itu juga bagian dari pembunuhan berdemokrasi yang sehat hingga muncul kesan PPP main aman. Anehnya RZ dan Mambang tidak pernah sedikitpun melirik PPP untuk mendukung dirinya. Itu adalah tragedi politik yang memalukan dan menjadi tertawaan semua orang,” papar Budi Maridi pengamat politik asal Bengkalis, Rabu (2/7).
Dikatakan, debagai partai besar PPP terkesan tidak berani bertarung secara fight. Tampaknya posisi takut kalah sebelum berperang membayangi petinggi partai berlambang Kabah tersebut. Menurut alumni Fisipol Unri tersebut hal itu akan membuat kader PPP di Bengkalis serta Riau kecewa hingga diperkirakan akan mengalihkan dukungan kepada pasangan Chaidir-Suryadi (CS) atau Thamsir-Taufan (Tampan).
“Dengan tidak jadi majunya Wan Abubakar saat ini, tidak ada satupun cagubri mewakili Riau pesisir atau dari Bengkalis. Padahal Wan satu-satunya bakal calon representasi Bengkalis atau Riau pesisir dan berpeluang besar menang di Kabupaten Bengkalis. PPP itu adalah partai tua yang memiliki cukup banyak kader militan tapi DPP dan DPW seperti orang takut kalah sebelum perang. Padahal kalau dilihat dari eskalasi politik, RZ tidak membutuhkan dukungan PPP,” katanya.
Terima Keputusan Ketua DPC PPP Kabupaten Bengkalis Syahril merupakan salah satu kader PPP di Riau yang getol mengkritisi kebijakan RZ selama ini. Namun dirinya menegaskan siap menerima keputusan yang cukup aneh memberikan dukungan ke RZ tapi sebagai kader yang loyal dirinya bersama dengan kader lain di Bengkalis siap memenangkan calon yang diusung PPP walau kecewa. “Apa boleh buat, selama ini tidak ada sinyal PPP akan mendukung RZ tapi di detik-detik terakhir itulah keputusan final partai. Soal kekecewaan kader PPP di Bengkalis sah-sah saja tapi semua keputusan harus dihormati. Inilah dunia politik tidak ada kawan dan lawan yang abadi dan politik itu berubah setiap waktu,” kata Ketua Komisi III DPRD Bengkalis itu.***(afa)