Sungai Ukai Diduga Tercemar Limbah PKS



PEKANBARU-Warga RW 05 RT 01, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, mengeluh, karena tidak bisa memanfaatkan air Sungai Ukai untuk mandi, mencuci, apa lagi untuk air minum. Sejak sebulan belakangan, air sungai tersebut diduga tercemar limbah pabrik kelapa sawit (PKS) milik PT Mondrat. Keluhan itu disampaikan perwakilan warga Okura, Atan Keok (47), Ismail Dudang (50) dan Feri (35), kepada angota Komisi I DPRD Pekanbaru Sarbaini. Sarbaini mengatakan, Jumat (11/7), sesuai informasi yang disampaikan perwakilan warga tersebut, ada sekitar 20 KK warga yang mengalami dampak langsung akibat jebolnya tanggul PKS yang berada di wilayah Geringging, Rumbai itu. “Ada warga yang menderita gatal-gatal karena menggunakan air sungai yang bermuara ke Sungai Siak tersebut,” kata anggota Frkasi Golkar itu.Pengaduan warga tersebut, kata Sarbaini, akan segera ditindaklanjuti pihak Komisi I ke lapangan yang akan melibatkan pihak Bapedalda. Jika nanti terbukti, sesuai keluhan warga itu pihak terkait perlu memberikan sanksi hukum sesuai aturan yang berlaku. “Mingu depan kita akan tidak lanjuti ke lapangan,” ujar Sarbaini. Salah seorang petugas lapangan PT Mondrat, Sahat, ketika dikonfirmasi kemarin, mengatakan, masalah itu dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sahat enggan berkomentar lebih banyak. “Kurang etis melalui hp,” elak Sahat.

Sedangkan Kapolsek Rumbai Pesisir AKP Hariawan, ketika dikonfirmasi mengatakan, belum ada pengaduan langsung warga ke Polsek, namun warga pernah menyampaikannya kepada Kapolpos setempat. Menurut Hariawan, untuk penyelidikan kasus seperti itu, biasanya dilakukan pihak Poltabes, karena pihak Polsek tidak memiliki kemampuan biaya untuk itu. (lah)


eXTReMe Tracker