Realisasi Pajak Capai Rp265,1 Triliun

JAKARTA-Ditjen Pajak menyatakan, realisasi penerimaan pajak netto dengan PPh migas pada semester I 2008 (periode Januari-Juni) mencapai lebih kurang Rp265,183 triliun. Jumlah ini mengalami pertumbuhan sekira 50,78 persen, dibandingkan dengan realisasi periode yang sama tahun lalu sebesar Rp175,8 triliun. Sementara, realisasi penerimaan pajak netto tanpa PPh migas periode Januari-Juni 2008 senilai Rp230,833 triliun. “Jumlah itu mengalami pertumbuhan 48,38 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun 2007 sebesar Rp155,570 triliun,” ujar Dirjen Pajak Darmin Nasution di Jakarta, Senin (14/7).Proporsi realisasi penerimaan semester I-2008, terhadap total rencana dalam setahun ini tertuang dalam APBN-P 2008 sebesar 48 persen untuk penerimaan netto tanpa PPh migas dan 49,61 persen untuk penerimaan netto dengan PPh migas. Sedangkan pencapaian periode yang sama pada 2007 untuk penerimaan netto tanpa PPh migas 39,36 persen dan untuk penerimaan netto termasuk PPh migas 40,66 persen.

Di Atas Rata-rata
Sehingga bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu pencapaian tahun ini jauh lebih tinggi. Rencana penerimaan bulanan yang didasarkan APBN-P 2008 dan pola penerimaan bulanan realisasi penerimaan netto Ditjen Pajak tanpa PPh migas sekira 109,33 persen. Sedangkan penerimaan netto Ditjen Pajak termasuk PPh migas tercatat 114,25 persen. “Pencapaian tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2007, yang masing-masing sebesar 87,48 persen dan 89,8 persen,” imbuhnya. Pertumbuhan penerimaan netto Ditjen Pajak tanpa PPh migas semester ini sebesar 48,38 persen jauh di atas rata-rata pertumbuhan penerimaan pada periode yang sama selama lima tahun terakhir sebesar 16,58 persen.

Proporsi penerimaan netto Ditjen Pajak dan tanpa PPh migas periode Januari-Juni 2008 terhadap APBN-P 2008 sebesar 48 persen, jauh di atas rata-rata per porsi penerimaan periode yang sama selama lima tahun terakhir sebesar 41,51 persen. (okz,tdb)

This entry was posted in Keuangan dan Bisnis. Bookmark the permalink.

Comments are closed.