Realisasi APBD Masih Minim

SKPD Lamban Disurati

PEKANBARU-Hingga pertengahan tahun anggaran 2008, realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau masih minim. Data data yang diperoleh di Biro Keuangan hingga kemarin, realiasi APBD Riau baru sekitar 35,32 persen dari total APBD Riau sebesar Rp4,3 triliun. Demikian dikatakan Kepala Biro Keuangan Setdaprov Riau Said Mukrie ditemui usai rapat persiapan HUT Riau di ruang Kenanga, lantai III kantor Gubernur, Kamis (7/8). Dari data yang dihimpun pihaknya, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Riau menduduki peringkat teratas dalam realisasi anggaran. Hingga kemarin, dinas tersebut suda merealisasikan anggaran sebesar 56 persen. Disusul Badan Pengawas Provinsi (Bawasprov) Riau sebesar 51 persen dan Sekretariat Daerah (Setda) juga 51 persen. Sementara Dinas Kebudayaan Kesenian dan Pariwisata (Disbudsenipar) Provinsi Riau termasuk salah satu instansi yang lamban dalam merealisasikan anggaran. Hingga kemarin, instansi yang dipimpin Jhoni Irwan itu baru mampu merealisasikan anggaran di dinasnya 25 persen. Sedangkan instansi yang sangat lamban dalam merealisasikan anggarannya adalah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Riau. Dinas yang dipimpin Abdul Lafiz itu baru mampu merealisasikan anggarannya sebesar 20 persen.

Said Mukrie mengatakan, realisasi anggaran seharusnya sudah mulai meningkat pada Juli, Agustus dan September. Karena itu pihaknya sudah menyurati sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerag (SKPD) di lingkup Pemprov yang realisasi anggarannya masih di bawah 30 persen. “Kami sudah menyurati sejumlah SKPD yang realisasi anggarannya masih di bawah 30 persen, SKPD mana yang sudah proses kegiatan kita minta untuk segera menggesa pengerjaannya agar pada Desember jangan sampai menumpuk,” ungkap Said Mukrie. Kendati realisasi anggaran dari APBD Riau tahun anggaran 2008 masih belum memuaskan, Said optimis realisasi anggaran tahun ini akan mencapai target yang ditetapkan. (ara)

This entry was posted in Keuangan dan Bisnis. Bookmark the permalink.

Comments are closed.