Tualang Kembali Juara Umum



Porkab Siak II 2008 Ditutup

SIAK-Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Siak II yang memperebutkan Bupati Cup 2008 telah ditutup, Jumat (8/8). Atlet dari Kecamatan Tualang masih mendominasi ajang multievent ini, sehingga mampu mempertahankan gelar juara umum yang mereka dapatkan tahun lalu. Bupati Siak H. Arwin A.S. dalam upacara penutupan menyebutkan bahwa prestasi yang diperoleh Kecamatan Tualang itu hendaknya mampu memicu KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia, red) kecamatan lain se-Kabupaten Siak untuk meningkatkan pembinaan pada atletnya. “Selamat bagi para atlet yang berprestasi. Kita tunggu pembuktiannya pada Porprov (Pekan Olahraga Provinsi, red) Riau di Bengkalis 2009 mendatang. Bagi yang belum berprestasi, jangan patah arang. Hendaknya terus berlatih, dan dulang prestasi di masa lain, khususnya Porkab III mendatang,” ujarnya.

Sementara, Ketua Panitia Porkab Siak II 2008 H.T.M. Nizar dalam sambutannya mengingatkan, agar peristiwa meninggalnya dua atlet Porkab Siak II yang disebabkan kecelakaan lalu lintas beberapa hari lalu menjadi pelajaran berarti bagi semuanya. Selain itu ia menyebutkan bahwa pemajuan jadwal penutupan Porkab 2008 ini lebih dikarenakan seluruh pertandingkan dapat dipercepat. Hal ini juga demi penghematan anggaran yang harus dikeluarkan dalam pelaksanaan Porkab tersebut. Akhirnya, dari enam hari yang direncanakan, pelaksanaan Porkab Siak II 2008 menjadi lima hari. Juara umum disandang Kecamatan Tualang setelah kontingen ini mampu menghimpun 20 medali emas, 14 perak, dan 22 Perunggu, dengan jumlah nilai 109 poin. Mereka nihil medali hanya pada cabang bola voli dan tenis lapangan. Sementara, keseluruhan medali yang diperebutkan adalah 89 emas, 89 perak, dan 124 perunggu.

Eksibisi
Nizar menyebutkan, dalam Porkab Siak II 2008 inijuga terdapat sembilan nomor dari beberapa cabang olahraga yang dieksebisi. Nomor-nomor olahraga yang tersebut di antaranya adalah tunggal dan ganda putri pada cabang bulu tangkis, pencak silat pada kelas D putri, ganda putri, beregu putra, beregu putri, G putra, dan i putra. “Medali yang diperoleh atlet eksebisi ini tidak terhitung poin, karena tidak mencukupi jumlah kuota kecamatan. Cabang ini hanya diikuti enam kecamatan, dari syarat minimal tujuh kecamatan atau setengah dari jumlah kecamatan yang ikut pada cabang tersebut,” terangnya. Sementara, dalam upacara penutupan yang digelar di Stadion Kampung Rempak itu, Bupati Siak juga menerima santunan sebesar Rp32 juta dari Asuransi Bumi Putra, yang kemudian langsung diserahkannya kepada kedua orangtua atlet dari Kontingen Kecamatan Mempura yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas pada Senin (4/8) malam tersebut. Mereka meninggal setelah sepeda motor yang ditungganginya menabrak dumptruck di Jalan Mempura Siak. Masing-masing keluarga korban mendapatkan Rp16 juta rupiah.

Selain itu, arwah Bayu Setiawan, atlet lari 5km dari Kecamatan Mempura, yang juga siswa SMKN 1 Siak Jurusan Teknik Audi Video, dan Muhammad Syofyan, atlet lompat jauh dari Kecamatan Mempura, siswa SMKN 1 Siak Jurusan Otomotif, juga mendapatkan penghormatan dari Bupati dan jajaran serta seluruh peserta Porkab Siak II 2008 pada upacara penutupan Porkab tersebut, melalui pengheningan cipta. Hal tersebut terutama sebagai bentuk penghormatan atas sikap sportifitas mereka dalam berolahraga.

Emas Sepak Bola
Pada pertandingan terkahir Porkab ini, yakni partai final cabang sepak bola yang mempertemukan Kecamatan Dayun dengan Kecamatan Kerinci Kanan, dimenangkan oleh Kecamatan Dayun. Kemenangan bergengsi mereka didapatkan setelah membukukan skor 1-0 dalam pertandingan sengit yang ditonton langsung Bupati Siak, peserta Porkab Siak II 2008, dan ratusan penonton lainnya di Stadion Kampung Rempak.

Widardo Leo dari Kecamatan Dayun kemudian dinobatkan sebagai atlet terbaik pada cabang ini. Sementara, Angga Saprianto dari Kecamatan Tualang adalah pencetak gol terbanyak, dengan torehan 11 gol. n (ali)


eXTReMe Tracker