JAKARTA-Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) menyerahkan keputusan soal akuisisi Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) kepada Malayan Banking Berhad (Maybank). Namun keputusan itu, harus tetap berpegang pada aturan. “Kita serahkan keputusan ke mereka (Maybank), opsi dan jalan keluar ada di sana. Antara Maybank dengan BNM (Bank Negara Malaysia) dan antara Maybank dengan Temasek,” kata Ketua Bapepam-LK Fuad Rahmany di Jakarta, Selasa (12/8). Fuad menambahkan, Maybank masih memiliki spirit untuk mencari jalan keluar, supaya mereka tetap bisa (menyelesaikan transaksi). Namun dari regulasi, bapepam akan tetap berpegang pada aturan, artinya tidak ada pengecualian.Bapepam, kata dia, tidak memberikan batas waktu kepada Maybank untuk menyelesaikan persoalan akuisisi BII. Yang jelas, Maybank sudah memiliki beberapa opsi untuk menyelesaikan akuisisi. Namun ketika didesak opsi Maybank yang diungkapkan ke bapepam, Fuad enggan membeberkannya. “Opsinya macam-macam, saya enggak bisa ngomong nanti jadi spekulatif,” cetusnya. Sebelumnya President and CEO Malayan Banking Berhad Dato Sri Abdul Wahid Omar mengakui bahwa, pihak Maybank masih akan melakukan diskusi internal untuk menentukan langkah selanjutnya. “Sekarang kita sedang melakukan diskusi internal, tolong beri kami kesempatan. Kita masih memiliki beberapa opsi,” ungkapnya.(okz,tdb)
Pencarian
Berita
Partners
Statistik
Pencarian terbaru