PSPS 2-2 Persikabo
PEKANBARU-Malang tak dapat diraih, mujur tak dapat ditolak, begitulah gambaran pertandingan antara tuan rumah PSPS Pekanbaru menjamu Persikabo Bogor di Stadion Rumbai, Jumat (15/8). Kemenangan yang telah di depan mata gagal dipertahankan Tim yang dibesut Abdurrahman Gurning ini. Pada pertandingan yang disaksikan langsung Ketua Umum PSPS Herman Abdullah dan calon Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit tersebut, Agus Rianto ddkk sempat unggul 2-0 hingga pertengahan babak kedua. Tim Asykar Bertuah lebih dulu unggul 1-0 pada babak pertama menit ke-17 melalui gol Ahmad Junaidi. Mengawali babak kedua tepatnya menit ke 50 Agusrianto kembali membawa PSPS leading 2-0 setelah memanfaatkan tendangan bebas Imam Faisal.
Gol pertama yang dilesakkan Ahmad Junaidi ke gawang Persikabo yang dikawal M Halim tersebut tidak terlepas dari peran tandemnya Djumafo Effandi Herman. Pemain Kamerun tersebut berhasil melewati penjagaan ketat Edward Kalungi. Setelah melewati Edward, Herman dengan tenang melepas umpan kepada Ahmad Junaidi yang langsung menyambar bola yang datang dari rusuk kiri pertahanan Persikabo. Tim PSPS yang mendapat suntikan moral dari Herman Abdullah dan Mambang Mit pada saat jeda di ruang ganti pemain dengan menjanjikan bonus Rp 20 juta jika menang , seperti tertekan. Hal ini juga tidak terlepas dari permainan yang atraktif dan serangan bertubi-tubi yang dilancarkan Tim yang berjuluk Laskar Padjadjaran tersebut.
Kekhawatiran segenap pendukung PSPS terhadap keselamatan gawang Andi Setiawan akhirnya terbukti. Tiga menit setelah gol yang dicetak Agusrianto, Persikabo memperkecil ketinggalan melalui Striker asal Argentina Santana Rodrigo. Ia memanfaatkan kelengahan pertahanan PSPS. Kemelut yang tercipta di depan gawang PSPS mampu dimanfaatkan Rodrigo menjadi gol. Usai membalas satu gol, permainan Persikabo semakin menjadi-jadi. pada babak pertama saja, tim asuhan Suimin Diharja ini mampu mengancam gawang PSPS, bahkan tembakan Niko Susanto pada menit ke 44 sempat mengenai tiang gawang Asykar Bertuah. Semangat anak Laskar Padjadjaran semakin tinggi setelah gol pertamanya. Hal ini menyebabkan beberapa kali pertahanan PSPS dibikin repot. Ancaman berbahaya Persikabo semakin terbukti, Persikabo yang mengandalkan Rodrigo Santana dan memasukkan pemain Argentina lainnya Mauro Guston dilini depan menggantikan Edwar Kalungi akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Sebelum menciptakan gol kedua, Suimin Diharja dinilai cukup tepat dalam melakukan penggantian. Tiga pemain baru dimasukkan, Mauro Guston, Doni Fahamsyah dan Sucipto menggantikan Edwar Kalungi, Sairan dan Agung Widodo. Pada pertandingan tersebut sebenarnya anak asuh Gurning bisa menciptakan banyak gol. Baik di babak pertama maupun dibabak kedua, PSPS yang memainkan pola 4-4-2 juga tidak kalah dalam memberikan ancaman. Pada babak pertama saja, sebelum Ahmad Junaidi ditarik dan digantikan Isnaini karena cedera menit 44 telah mampu menciptakan beberapa kali peluang. Begitu juga dibabak kedua, pada menit 60 Isnaini yang lepas dari kawalan bek Persikabo tendangannya hanya melambung diatas mistar gawang Persikabo. Dua peluang berturut-turut juga didapat pemain gelandang Imam Faisal dan Herman juga gagal membuahkan gol.
Usai pertandingan Gurning mengakui anak asuhnya lengah dan tampil cukup nervous setelah unggul 2-0. “Sesudah unggul 2-0 lini pertahanan cukup lengah, mereka asyik memainkan bola didaerah kita, seharusnya sapu saja,” ujar Gurning. Namun demikian Guring tetap memuji anak asuhnya karena telah mampu menciptakan dua gol dan beberapa kali peluang. Terkait baru diturunkannya stoper asal Kamerun Elad Hendri Njobe pada menit ke 56 menggantikan Dedi Gusmawan yang baru pulih dari cederanya, lebih disebabkan skema permainan selama beberapa pertandingan terakhir Hendri absen karena belum keluarnya International Transfer Cerificate (ITC).
Sementara itu dikubu Persikabo Bogor, pelatih Suimin Diharja yang juga merupakan mantan pe;atih PSPS di musim 2001 mengaku cukup puas atas permainan anak asuhnya. “Hasil satu poin sudah cukup untuk menambah semangat dan mental timya menghadapi partai selanjutnya di menghadapi Persih di Tembilahan,” ujar Suimin. Pada pertandingan yang disaksikan oleh sekitar 6000 penonton tersebut, PSPS mengantongi satu kartu kuning yaitu Agus Cima dibabak pertama. Sedangkan Persikabo mengantongi dua kartu kuning yaitu Bona Simanjuntak menit ke 19 dan Mauro Gaston dimenit 71. Selanjutnya PSPS kembali bertindak sebagai tuan rumah Rabu (20/8) nanti menjamu Persikab Bandung. (hir)