Jangan Anggap Remeh



PSPS Pekanbaru vs Persikab Bandung

PEKANBARU-PSPS Pekanbaru kembali memainkan laga kandang di Stadion Rumbai menjamu Persikab Kabupaten Bandung hari ini, Rabu (20/8). Jika pada laga kandang perdana, Jumat (15/8) Tim Asykar Bertuah harus menelan kekecewaan karena harus rela melepas kemenangan setelah unggul 2-0 atas Persikabo Bogor dan akhirnya hanya berhasil memetik satu poin karena sang tamu menyamakan kedudukan menjadi 2-2, sore ini kejadian dipertandingan pertama jelas tidak diharapkan oleh segenap pendukung Asykar Bertuah apalagi sang arsitek Abdurrahman Gurning.

Bang Haji, begitu pelatih asal Medan tersebut biasa disapa mengharapkan agar kesalahan serupa tidak diulangi para pemainnya. Selain itu ia berharap kepada segenap pemain agar tidak menganggap remeh lawan. Untuk pertandingan nanti, beberapa sektor di starting line up Bang Haji akan terjadi perubahan. Untuk lini belakang, Agus Cima yang biasa dipasang sebagai starting line up, kali ini tidak akan masuk dalam line up Gurning, sebab mantan pemain PSMS Medan tersebut terkena akumulasi kartu kuning, yakni ketika mengalahkan Persikota di Tangerang dan ditahan imbang Persikabo lima hari lalu.

Sebelas pemain pertama yang akan diturunkan juga bakal ada kejutan, dimana “tukang angkut air” asal Kamerun, Daniel Bikoi Oze akan terlempar dari starting eleven Gurning. Hal ini tidak terlepas dari penampilan kurang menawan dari pemain kelahiran 1983 tersebut di tiga pertandingan awal. Gurning menilai Bikoi tampil jelek di tiga partai Asykar Bertuah di Divisi Utama musim ini, sehingga Bikoi harus rela duduk dibangku cadangan bersama pemain lainnya.

“Bikoi dalam tiga pertandingan pertama mainnya jelek, jadi kita ganti dengan Rusdianto,” ungkap Bang Haji kepada Riau Mandiri, kemarin, Selasa (19/8). Sedangkan diposisi lainnya, tetap sebagaimana yang ditampilkan saat menjamu Persikabo Bogor. Meski Andi Setiawan didaulat menggantikan Fance ketika bermain dikandang kebobolan dua gol oleh anak-anak Persikabo, namun Gurning tetap mempercayakan penjaga gawang kepada mantan pemain PSS Sleman tersebut.

Didepan, meski Ahmad Junaidi tidak bermain full di pertandingan sebelumnya, karena cedera, pemain yang membuka gol pertama kegawang Persikabo tersebut kembali menemani si Kamerun lainnya Djumafo Effandi Herman. Keduanya diharapkan mendapatkan suplai memuaskan dari Ade Chandra Kirana dilini tengah bersama sang Kapten Agus Rianto dan Imam Faisal.

Untuk lini belakang, yang menjadi titik persoalan atas kegagalan mengantisipasi bola lima hari lalu dan diakui Gurning cukup rapuh, kali ini diharapkan bermain dengan rapi. Satu hal kendala saat ini mungkin faktor komunikasi dari salah satu pemain baru musim ini yang juga berasal dari Kamerun, Elad Hendri Njobe yang belum fasih memahami Bahasa Indonesia. Namun seiring semakin bagusnya kondisi Dedi Gusmawan, dan tidak kenal komprominya penampilan Daniel Junaidi serta Rifky Firdaus dapat menutupi lubang pertahanan saat diserang.

Dari kubu lawan, meski Persikab baru saja mengalami nasib sial Sabtu (16/8) kalah telak 0-4 dari tuan rumah Persih Tembilahan, namun bukan berarti ini bisa langsung saja dinilai jelek. Diatas kertas, Tim yang berjuluk Si Jalak Harupat ini tidak bisa dipandang remeh. Disana ada nama-nama besar, seperti mantan play maker Timnas dan Persib Bandung Yaris Riyadi. Meski sudah tergolong uzur, namun olah bola mantan idola Maung Bandung tersebut masih membahayakan. Selain itu, anak asuh Deni Syamsudin ini memiliki sang striker yang memiliki speed bagus, Tatan yang juga sekaligus bertindak sebagai kapten.

Kubu PSPS boleh saja sedikit lega dengan absennya jenderal lapangan tengah Si Jalak Harupat, Alejandro Tobar, pemain asal Chili yang telah cukup lama malang melintang di persepakbolaan Indonesia karena akumulasi kartu kuning, namun ia masih memiliki bomber berbahaya asal Argentina Mario Romero. Dilini depan juga ia masih menyimpan Ferdinan. Pada pertandingan hari ini, Deni kemungkinan bakal menurunkan formasi 4-4-2. Hal ini memang berbeda dengan formasi yang diturunkan saat dihancurkan oleh Persih di Tembilahan, dimana ia lebih banyak menumpuk pemain dilini tengah dengan formasi 3-6-1.

Menghadapi Asykar Bertuah, Deni tidak memasang target muluk-muluk, satu angka sudah cukup menutupi kekecewaan setelah bertandang ke Tembilahan. “Kita coba curi satu poin saja sudah cukup, karena bermain dikandang lawan merupakan tugas yang tidak mudah,” ujar Deni.

Jika dilihat dari papan klasemen sementara wilayah barat, hingga malam tadi PSPS masih berada diatas Persikab. Saat ini Tim yang dimanajeri oleh Dastrayani Bibra tersebut berada diperingkat enam klasemen dengan koleksi 5 poin hasil dari satu kali menang dua kali seri. Sementara Persikab bertengger dipapan bawah yakni posisi 12 dari 15 kontestan wilayah barat dengan koleksi 3 angka hasil kemenangan dikandang atas Persibat Batang sebelum laga di Tembilahan. Namun posisi klasemen belum pasti bisa jadi acuan untuk menebak hasil pertandingan, apalagi kompetisi masih panjang. Jawaban tersebut akan baru bisa diketahui sore ini di Stadion Rumbai Pekanbaru. (hir)


eXTReMe Tracker