PKB Riau Optimis Raih 7 Kursi di DPRD Riau

PEKANBARU – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Riau merasa optimis dapat meraih optimal dalam Pemilu 2009 mendatang, meskipun di saat bersamaan suara masa Nahdalatul Ulama (NU) turut diperebutkan oleh dua partai didirikan oleh kalangan NU lainnya yaitu PKNU dan PNUI. Sebaliknya, PKB Riau yakin akan mampu mendongkrak perolehan kursi di DPRD Provinsi dari 2 kursi pada Pemilu 2004 menjadi 7 kursi atau satu fraksi.Hal itu dikatakan Ketua PKB Riau pimpinan Riki Riansyah, Selasa (19/8) di sela pendaftaran nama calon legislatif dari partai tersebut ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau untuk Pemilu 2009. Untuk meraih simpati masyarakat itu ungkap Riki didampingi Sekretaris Dewan Syuro Ir Yulios Kahar, pada Pemilu 2009 ini memasang kader-kader andalan yang loyal terhadap partai. Jumlah caleg yang dicalonkan pada Pemilu 2009 ini berjumlah 55 orang untuk mengisi tujuh daerah pemilihan di Riau. Dari jumlah itu sebanyak 30 persen dari kalangan caleg perempuan.

“Tidak masalah kalaupun ada partai lain yang mengatasnamakan basis NU, PKB tetap akan mendapatkan suara penuh dan suaranya tidak lari kemana-mana,” kata Riki yang ikut maju di Pemilu kali ini. Mengenai sistem pencalonan, Riki mengatakan PKB tidak akan “latah” tidak memberlakukan sistem nomor urut calon dan akan tetap mengacu pada aturan perundang-undangan. Pihaknya juga tidak perlu cemas dengan adanya kekhawatiran jika yang akan berjuang nanti hanya calon nomor urut atas di Pemilu nanti karena semua caleg sudah dikomunikasikan dalam satu komitmen memenangkan Pemilu.

Bukti masih diminatinya menjadi caleg di PKB dengan lebih dari seratusan yang mengambil formulir caleg dan hanya 55 orang yang dinyatakan lolos untuk maju di pencalonan ini. Dalam daftar caleg itu tidak terdapat nama Ketua PKB Riau Rizal Akbar versi Gus Dur yang dikabarkan tengah menghimpun pencalonan sendiri. Ditambahkan Yulios, caleg Dapil Rohul-Rohil ini, dalam pencalonan kali ini syarat loyalitas menjadi perhatian karena itu setiap nama yang masuk diseleksi dan dimintakan masukannya dari NU. Tidak ada unsur balas dendam dan ditambahkan Riki di dalam calon kali ini juga terdapat sejumlah nama dari kepengurusan Rizal Akbar yang lalu.(yon)

This entry was posted in Polkam. Bookmark the permalink.

Comments are closed.