BENGKALIS – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bengkalis dengan tegas menolak Syamsudin Miswar yang akan dicalonkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Riau sebagai caleg DPRD Riau untuk daerah pemilihan Bengkalis-Dumai. Penolakan itu disampaikan oleh sekretaris DPC PPP Kabupaten Bengkalis Hafshin dan wakil ketua DPC Ali Akbar.Kita sangat keberatan dan menolak keputusan DPW PPP Riau yang telah merekomendasikan Syamsudin Miswar menjadi caleg DPRD Riau dapil Bengkalis-Dumai dengan nomor urut 1. Sikap DPW seperti ini terkesan melemahkan partai dalam perolehan suara pada pemilu legislatif mendatang.Karena yang Syamsudin tidak dikenal luas kalangan kader maupun masyarakat. Padahal kita PPP Bengkalis menjagokan Hj.T.Nazlah Khairati untuk caleg nomor urut 1 ke DPRD Riau, “ ungkap sekretaris DPC PPP Bengkalis Hafshin,kemarin.
Disampaikannya alasan menjagokan Nazlah tidak lain karena yang bersangkutan merupakan kader partai berlambang Ka’bah ini sejak lama, pernah menjabat ketua DPC PPP Kabupaten Bengkalis periode 2003-2006. Selain itu ungkap Hafshin Nazlah merupakan anggota DPRD Bengkalis dari tahun 1999 sampai sekarang.Kemudian pada periode 2001-2004 menjabat wakil ketua DPRD Bengkalis. Saat ini tambahnya posisi Nazlah adalah wakil ketua III DPW PPP Riau serta Ketua WPP Riau.
Senada dengan itu Ali Akbar menambahkan bahwa usulan pencalonan Nazlah untuk nomor urut 1 karena berdasarkan pengalaman serta penguasaannya terhadap Bengkalis. Disamping itu ujar pria asal Merbau tersebut untuk nomor urut 2 selayaknya dipercayakan kepada Bonedi Boiman ketua DPC PPP Dumai yang sekarang juga anggota DPRD Dumai.
“ Kita tahu pemutusan caleg DPRD Riau itu merupakan wewenang DPW Riau, tapi mereka juga harus memperhatikan aspirasi dari bawah termasuk ketokohan. Sementara caleg nomor urut 1 yang diusung sekarang masih minim soal Bengkalis-Dumai.Sehingga kita akan memboikot caleg yang diusung DPW tersebut.Kondisi seperti ini mengindikasikan bahwa DPW hanya membawa kepentingan perorangan bukan kebutuhan partai,” sesal Ali, yang juga anggota DPRD Bengkalis itu.(afa)