Kecil Peluang APBD-P Lebihi Rp1,15 T

PEKANBARU-APBD-P Pekanbaru 2008 mengalami penurunan hingga sekitar 50 miliar.Jika melihat Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) kecil kemungkinan peluang untuk menggenjot untuk melebihi APBD murni Rp1,2 triliun atau paling tidak sama. Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ayat Cahyadi, SSi Kamis, (21/8) mengatakan, berdasarkan ekpos kebijakan umum anggaran (KUA) PPAS APBD-P 2008 oleh pihak tim anggaran eksekutif sehari sebelumnya, pada umumnya terjadi pengurangan anggaran pada beberapa sektor.Pengurangan itu antara lain, dana perimbangan mengalami penurunan 35 peren, sehingga melalui APBD-P ini hanya bisa sekitar Rp793,5 miliar sementara melalui APBD murni Rp829 miliar. Dana perimbangan ini terdiri dari dana bagi hasil pajak/dana bagi hasil bukan pajak yang terjadi pengurangan Rp21,7 miliar, sehingga di APBD-P direncanakan hanya Rp430,4 miliar sementara pada APBD murni Rp452,2 miliar. Kemudian Dana Alokasi Umum (DAU), hanya naik 2 persen, dari Rp344,1 miliar (murni) menjadi Rp351,3 miliar pada anggaran perubahan. Dana Alokasi Khusus (DAK) penurunan mencapai sekitar 180 persen, dalam APBD murni sebesar Rp32,8 miliar setelah perubahan hanya Rp11,7 miliar. Sementara sektor PAD, melalui perubahan hanya sebesar Rp157,5 miliar, jumlah ini hanya naik 2,2 persen dari APBD murni yakni 154 miliar. Sedangkan lain-lain pendapatan yang sah bertambah Rp22,3 miliar dari Rp97,2 miliar (APBD) murni sehingga menjadi Rp119,6 miliar. Sehingga total APBD-P yang direncanakan hanya Rp1,15 triliun. Sedangkan APBD murni Rp1,2 triliun.

Dikatakan Ayat, yang cukup mempengaruhi APBD-P 2008 ini juga besarnya anggaran untuk sharing dana Pemko Pekanbaru dengan Pemrov Riau untuk mendukung pendidikan dan program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) dengan total anggaran mencapai Rp45 miliar. Ayat mengaku belum tahu pasti alasan mengapa sharing dana itu tidak dimasukkan melalui APBD murni. Hal ini akan kita pertanyakan melalui pembahasan APBD-P. kalau program itu mendesak sejauh mana mendesaknya.

“Jadi melihat kondisi itu, APBD-P 2008 kecil kemungkinan bisa digenjot untuk melebihi APBD murni atau paling tidak sama dengan sebelum perubahan. Paling dari sisi PAD, itupun tergantung Dispenda,” pungkasnya.(lah)

This entry was posted in Keuangan dan Bisnis. Bookmark the permalink.

Comments are closed.