PAN tak Mengenal Caleg Andalan

Ancama Pecat Bagi tak Komit

PEKANBARU-Bagi Partai Amanat Nasional (PAN) tidak mengenal caleg yang diandalkan. Semua caleg punya kans yang sama untuk memenangkan perturan dalam pemilu. Namun, bagi caleg yang tidak komit dengan peryataan suara terbanyak ancaman pemecatan akan dihadapi. Demikian diutarakan Ketua DPD PAN Pekanbaru, Drs H Martius Busti, MM dan Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggota DPW PAN Riau Abunawas, MM, Kamis, (21/8). “Bagi PAN tidak mengenal caleg andalan, sebab ukuran andalan atau tidak tergantung dipilih masyarakat atau tidak, jadi semua berpeluang untuk menang,” tukas Martius.

Karena memiliki peluang yang sama itulah, 49 caleg PAN yang terdaftar di KPUD Pekanbaru ditentukan oleh perjuangannya sendiri bersosialisasi dengan masyarakatnya, sejauhmana mereka dikenali masyarakat, itulah hasil yang akan mereka peroleh dari pemilu nanti. Jumlah caleg PAN dari masing-masing dapil bervariasi, untuk dapil I sebanyak 10 orang antara lain Yeni Primadona, Suhendaro dan Bagindo Akmal. Untuk dapil II sebanyak 9 orang, antara lain, Arbi Abdul Azis, Edi Riyanto, dan Elida. Dapil III sebanyak 20 orang antara lain Sondya Warman, Arfendi dan Rini Imron. Sedangkan dapil IV sebanyak 11 orang antara lain Syafril, Islami Gudirman dan Yensi Lasrida. “Kita menergetkan maksimal 14 kuris di DPRD Pekanbaru,” katanya.

Tak Main-main
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPW PAN Riau Abunawas, MM menambahkan, penetapan suara terbanyak bagi PAN untuk menjadi anggota legislatif tidak main-main. Pernyataan yang telah dibuat diatas notaris yang intinya bersedia untuk tidak dilantik jika tidak mendapat suara terbanyak hasil pemelihan sebuah konsekuensi yang mengikat bagi caleg PAN.

Sebab, kebijakan itu diambil melalui dua kali rakornas PAN dan kongres PAN. Pada pemilu 2004 lalu, kebijakan suara terbayak baru sebatas instruksi dari DPP. Namun, demikian beberapa daerah dalam pencalegkan justru sudah menjalankan kebijakan itu. Seperti di Rohul dan Pelalwan. “Jadi kita harap caleg PAN memahami hal ini,” katanya. (lah)

This entry was posted in Polkam. Bookmark the permalink.

Comments are closed.