Kejuaraan Panjat Tebing Bukittinggi Open
PEKANBARU-Melengkapi raihan prestasi yuniornya di Kejuaraan Panjat Tebing Asia di Bali (Asian Youth Championship) pada 21-24 Agustus lalu, atlet senior Bengkalis, Irid Susanto, juga berhasil membawa pulang satu medali emas dari kejuaraan yang lain, yakni Bukittinggi Open, yang digelar tanggal 21-26 Agustus 2008. Medali emas yang diraih Irid Susanto adalah dari nomor spesialisasinya, yakni speed perorangan putra. Atlet yang turut memperkuat Riau pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII 2008 lalu di Kalimantan Timur ini berhasil menyisihkan climbers asal Bekasi, Berby, yang mendapat posisi kedua. Selanjutnya, posisi ketiga ditempati atlet Karawang, Lukman, dan posisi keempat oleh Andre dari Jambi. Sementara, rekan Irid dari Bengkalis, Novi Ridwan, hanya berhasil berada di tempat kelima.
Dilihat dari jumlah atlet yang diturunkan Bengkalis pada kejuaraan ini, yakni sembilang orang, memang prestasi belum diraih secara merata kesembilan atlet itu. Kendati demikian, Pengurus Kabupaten (Pengkab) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bengkalis menilai, hal ini sudah merupakan suatu bentuk uji coba yang berharga bagi atlet-atlet Bengkalis, karena diikuti oleh daerah-daerah yang memiliki tradisi kuat panjat tebing. “Harapan kita, dengan semakin banyaknya kompetisi yang diikuti, akan semakin bertambah pula jam terbangnya berikut juga kemampuannya. Selain itu, ini juga untuk mengasah mentalnya agar terbiasa menghadapi lawan-lawan yang lebih tangguh,” jelas Ketua Harian FPTI Bengkalis Lilik kepada Riau Mandiri, Rabu (27/8), melalui ponselnya.
Selain tuan rumah Bukittinggi dan tim Sumatera Barat umumnya, serta dua tim asal Jawa Barat yaitu Bekasi dan Karawang, event yang menyediakan total hadiah sebesar Rp39 juta ini juga diikuti oleh DKI Jakarta, Jawa Tengah, Nanggroe Aceh Darussalam, Medan, Palembang, Lampung, dan Jambi. n (hir)
Incoming search terms:
- fpti bukittinggi