Balimau Kasai Makan Korban
PEKANBARU-Acara balimau kasai kembali makan korban. Kali ini giliran dua atlet panahan Pusat Pembinaan dan Latihan (PPLP) Riau yang menjadi korban. Asisten pelatih Niken Saputra (33) dan atlet pelajar Sabrina (16), hanyut dan hilang di Sungai Buluh Cina, sekitar pukul 15.30 WIB, Minggu (31/8). Satuan Brimob Polda Riau, Tim SAR dan masyarakat setempat telah dikerahkan menyisir sungai untuk mencari korban. Namun hingga pukul 23.00 WIB, pencarian belum membuahkan hasil.
Informasi yang dihimpun Riau Mandiri di lapangan, kedua korban tersebut bermaksud mandi Balimau untuk menyambut puasa Ramadhan bersama keluarga. Niken, Sabrina dan delapan rekannya mandi di Sungai Kampar. Lokasi korban mandi balimau tersebut berada di hulu Desa Buluhcina, sekitar 500 m dari desa tersebut. Lokasi yang lebih indah, karena memiliki hamparan pasir yang lebih luas, menjadi alasan rombongan memilih tempat tersebut.
Diseret Arus
Ketika sedang asyik berenang, tiba-tiba muncul arus deras dari hulu dan menyeret Sabrina. Niken yang menyaksikan atletnya hanyut berusaha menolong. Malang bagi Niken, maksud hati ingin menolong malah membuatnya turut menjadi korban. Niken tak kuasa menahan derasnya arus sore itu. Ketua Harian KONI Riau Yuherman Yusuf dan Kasubdin Pemuda dan Olahraga Dispora Riau Sanusi Anwar langsung meluncur ke lokasi, ketika mendapat kabar tersebut.
“Tadinya Niken ingin menolong Sabrina yang hanyut, tapi malah dia ikut hanyut,” ungkap Yuherman Yusuf lirih. Upaya pencarian masih terus dilakukan hingga melewati pukul 23.00 tadi malam.
Sementara itu Kapolsek Siak Hulu, AKP Ferianto, Minggu (31/8) menegaskan pihaknya bersama SAR dan masyarakat terus berupaya mencari walaupun terkendala gelapnya malam. “Kita bersama tim SAR Brimobda Riau dan masyarakat masih terus melakukan pencarian terhadap korban hanyut itu,” ungkapnya.(dev)
Incoming search terms:
- atlet panahan yang hanyut di buluh cina riau