Aset Perbankan Riau Rp37,6 Triliun

Nomor Dua di Sumatera

PEKANBARU-Pertumbuhan Perbankan di Riau terus meningkat dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini aset Perbankan di Riau mencapai Rp37,6 triliun atau meningkat Rp5,9 triliun dibanding tahun 2006 yang hanya Rp31,8 triliun. Hal ini diungkapkan Peneliti Madya Bank Indonesia Pekanbaru Muhammad Nur dihadapan Gubernur Riau saat peresmian Kantor Cabang Utama Panin Bank Pekanbaru Senin (15/12). Dengan jumlah aset Perbankan mencapai Rp37,6 triliun ini Provinsi Riau menduduki peringkat kedua terbesar di Sumatera setelah Provinsi Sumatera Utara.

Dana pihak ketiga (DPK) hingga Oktober 2008 ini juga meningkat menjadi Rp31,7 triliun dengan jumlah kredit mencapai Rp20,5 triliun. Jumlah bank di Riau juga terus meningkat dari tahun 2006 yang hanya 31 cabang, tahun 2008 menjadi 39 cabang. Tidak hanya bank umum yang mengalami peningkatan, bank perkreditan rakyat (BPR) juga meningkat dari 13 BPR tahun 2006 menjadi 24 BPR tahun 2008. “Saat ini masih ada 7 BPR lagi yang sedang dalam proses serta satu bank campuran asing. Bank Indonesia akan terus mendorong pertumbuhan Perbankan dan juga perluasan jaringan yang dilakukan oleh bank di Riau untuk dapat membantu perekonomian masyarakat,” ujarnya. Disebutkannya, dari Rp20,5 triliun kredit yang disalurkan bank di Riau ini, sebesar 70% diantaranya disalurkan untuk UMKM. Selain itu, kredit usaha rakyat (KUR) yang disalurkan hinga Oktober 2008 telah mencapai Rp306,8 miliar.

Mendengarkan penjelasan Muhammad Nur ini, Gubernur Riau Rusli Zainal menyatakan apresiasinya kepada Perbankan yang telah memberikan perhatiannya untuk UMKM dan KUR. Ia berharap KUR dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di Riau dalam mendukung usahanya. (hen)

This entry was posted in Keuangan dan Bisnis. Bookmark the permalink.

Comments are closed.