Hamas Berunding di Kairo Soal Gaza



KAIRO-Para pejabat Mesir mengadakan perundingan dengan delegasi Hamas di Kairo, Senin (12/1), untuk mencapai gencatan senjata di Jalur Gaza. “Pertemuan berlangsung dengan delegasi Hamas dan perundingan akan dilakukan lagi dengan pihak Israel hari ini (Selasa (13/1),” kata Ismail Khart, Kepala Bidang Penerangan Pemerintah Mesir.Pejabat tinggi Departemen Pertahanan Mesir Amos Gilad memimpin tim Israel dalam perundingan dengan Mesir mengenai gencatan senjata. Gilad berada di Kairo pada Kamis dan melakukan perundingan pendahuluan mengenai rencana gencatan senjata Mesir. “Gencatan senjata sangat penting, kami tidak bisa membawa pihak-pihak itu untuk berunding selama pertempuran terus berlangsung,” kata Khart. Rencana Mesir itu berusaha memenuhi tuntutan Israel bagi pencegahan penyelundupan senjata ke Gaza melalui terowongan-terowongan Mesir dan tuntuan Hamas bagi pembukaan kembali perbatasan Gaza untuk lalu lintas normal.

Delegasi Hamas dari Gaza dan utusan-utusan dari kepemimpinan Hamas yang bermarkas di Suriah berada di Kairo, Minggu, untuk melakukan perundingan dengan Omar Suleiman, pejabat Mesir yang menangani permasalahan Palestina-Israel. Mussa Abu Marzuk, deputi pemimpin Hamas, mengatakan, delegasi itu akan meminta klarifikasi mengenai rencana tiga poin yang diumumkan Presiden Mesir Hosni Mubarak pada Selasa. “Banyak pertanyaan dan perlu klarifikasi,” kata Abu Marzouk, yang bermarkas di Damaskus. Rencana tiga poin itu menetapkan gencatan senjata untuk memungkinkan penyaluran bantuan kemanusiaan ke Gaza, pertemuan darurat dengan para pejabat Palestina dan Israel, serta dimulainya lagi perundingan rekonsiliasi Palestina.

Satu delegasi Hamas dari Suriah bertemu dengan kepala intelijen Mesir Omar Sulaiman pada Selasa, tetapi perundingan di Kairo itu akan menjadi pertemuan pertama yang dihadiri utusan Gaza sejak Israel memulai serangan dua pekan terhadap wilayah tersebut. Abu Marzuq juga menolak mendukung resolusi Dewan Keamanan PBB yang dikeluarkan Kamis yang menetapkan gencatan senjata dengan alasan Hamas tidak diajak berunding. “Hamas tidak memiliki komentar mengenai resolusi itu, karena mereka tidak diminta menyetujui atau menolaknya,” katanya. Hamas tidak menyebutkan bagaimana delegasi itu berhasil menyeberangi perbatasan, yang gencar dibom selama dua pekan ini oleh pasukan Israel yang berusaha menghancurkan jaringan terowongan yang digunakan Hamas untuk menyelundupkan senjata ke Jalur Gaza.

Israel menyatakan, mereka mengupayakan jaminan AS untuk mendukung usulan Mesir itu mengenai pencegahan penyelundupan senjata ke Gaza. Negara Yahudi tersebut berulang kali menegaskan bahwa mereka tidak akan menghentikan serangan ke wilayah pesisir itu sampai mekanisme internasional ditetapkan sehingga senjata tidak lagi memasuki Gaza melalui ratusan terowongan yang menuju Gaza dari Mesir.n (kcm,mel)


eXTReMe Tracker