Plaza Medan Fair Terbakar
MEDAN - Pusat perbelanjaan Medan Fair Plaza dilalap si jago merah, Minggu (18/1). Api berasal dari gerai Legend Bilyar yang berada di lantai empat pusat perbelanjaan di Jalan Gatot Subroto Medan itu. Dari informasi yang diperoleh dilapangan, penyebab kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik mulai terlihat pada pukul 09.00 pagi. Pimpinan Sekurity pengamanan Gedung Plaza Medan Fair, Ade Sandra, mengatakan ketika salah seorang security mendegar bunyi alarm disalah satu gedung Plaza Medan Fair, pihak Sekurity plaza langsung mencari sumber bunyi, sambil mencoba memadamkan api. Tapi, karena api sudah besar, maka pihaknya langsung menghubungi pemadam kebakaran Pemko Medan. Terkait dengan adanya insiden kebakaran tersebut, Kapoltabes Medan, Komisaris Besar Polisi, Aton Suhartono mengatakan, pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan termasuk telah meminta bantuan dari Pusat Laboratotium Forensik Polisi Daerah Sumut (Polda Sumut) untuk melakukan penyelidikan.Sementara, atas kejadian tersebut, ratusan karyawan yang akan melaksanakan aktifitas kerjanya, hingga Minggu sore belum diperbolehkan masuk oleh pihak pengelola Plaza Medan Fair.
Tanya Sumbangan
Sementara itu, ditempat terpisah puluhan mayarakat korban kebakaran Jalan Mangkubumi Medan, mendatangi kantor Kelurahan Aur untuk menanyakan sisa sumbangan dari para dermawan. Salah seorang warga, Desi mengatakan, informasi yang berkembang bahwa sisa sumbangan untuk korban kebakaran sudah tidak ada lagi dan telah dilelang. “Kami dengar dari salah seorang warga, bahwa sumbangan untuk kami tidak ada lagi dan telah dilelang, kami kesini hanya untuk memastikan itu saja, kami bukan mau unjuk rasa,” katanya. Desi menambahkan, dirinya beserta puluhan warga lainnya tidak mau mencari keributan atas kedatangannya ke kantor Kelurahan Aur, dan hanya ingin memastikan tentang informasi yang diperoleh sejumlah warga terkait sumbangan tersebut.
“Tujuan kami kemari hanya ingin mengetahui sumbagan itu saja, bukan ingin memilikinya secara pribadi, selain itu kami bukannya tidak berterima kasih kepada seluruh donatur atas sumbangan yang telah diberi, tetapi kami hanya ingin memastikan tentang sumbangan tersebut,” katanya. Lurah Aur, Puji Latuperisa, mengatakan dirinya beserta jajaran kelurahan tidak pernah punya keinginan mengambil sumbangan tersebut untuk pribadi.
“Silahkan saja kalian lihat ke aula, disana masih tersimpan dengan utuh barang-barang sumbangan yang telah diberikan oleh sejumlah donatur, tidak pernah kami sedikitpun ingin menjual sumbagan tersebut untuk pribadi, maupun untuk kelurahan” katanya.(ant,dis)