Puluhan Ribu Rakyat palestina Kehilangan Rumah
NEW YORK-Pembangunan kembali Jalur Gaza setelah serangan tiga pekan Israel, akan menelan biaya miliaran dollar. Puluhan ribu orang Palestina kini tak lagi mempunyai rumah dan 400.000 lainnya masih kekurangan air bersih, ujarnya. Gencatan senjata yang riskan antara Israel dan pejuang Hamas telah dilakukan. Hal ini membuat sejumlah warga Palestina kembali ke rumah mereka, yang umumnya dalam keadaan rusak. Israel menyerukan gencatan senjata pekan lalu, dan mengatakan bahwa pihaknya telah mencapai tujuan perang. Hamas juga telah mengumumkan gencatan senjatanya, dan salah seorang pemimpinnya mengklaim pihaknya meraih ’kemenangan besar’ atas Israel.
PM Israel, Ehud Olmert mengatakan, dia ingin pasukannya meninggalkan Gaza ’secepat mungkin’ dan beberapa di antara mereka masih ditinggalkan. Pejabat-pejabat Israel yang tak disebut namanya, dikutip oleh kantor berita AP mengatakan, penarikan tentara mereka akan tuntas sebelum Presiden AS Barack Obama dilantik. Namun, para analis mengatakan, masih ada pertanyaan besar, yakni siapa yang akan menjadi polisi di perbatasan Gaza selatan dengan Mesir, dan sejauh mana kekuasaan Hamas masih ada. Hamas mengatakan, pihaknya akan memberikan waktu seminggu kepada Israel untuk menarik seluruh pasukannya dari Jalur Gaza.
Israel mulai melancarkan agresinya pada 27 Desember dengan maksud untuk menghentikan penembakan roket yang dilakukan para pejuang Hamas terhadap Israel. Sumber-sumber medis Palestina mengatakan, sedikitnya 1.300 warga Palestina tewas dan 5.500 lainnya cedera dalam pertempuran tersebut, sedangkan dari pihak Israel 13 orang tewas.n (okz,dtc,kcm,mel)