Pemko Bentuk Tim Khusus

Pemindahan Pedagang Pasar Rumbai

PEKANBARU-Walikota Pekanbaru H Herman Abdullah mengatakan pihaknya akan membentuk tim khusus untuk penempatan pedagang yang akan menempati Pasar Rumbai, yang saat ini hampir selesai pembangunannya. Diharapkan, dengan dukungan tim tersebut pemindahan pedagang dapat berjalan lancar dan tidak menemui kendala di lapangan. “Agar penanganan pemindahan pedagang nanti berjalan dengan baik, kita akan membentuk tim khusus penempatan pedagang yang akan menempati Pasar Rumbai,” ujar Wako, Rabu (28/1). Dikatakan, tim khsusus itu nantinya akan diketuai Asisten II Setko Bidang Ekonomi dan Pembangunan. Tim ini akan bertugas melakukan sosialisasi kebijakan Pemko terkait pemindahan para pedagang yang saat ini masih berada di lokasi penampungan sementara. Termasuk sosialisasi bahwa pedagang digratiskan biaya sewa los dan kios selama tiga bulan pertama. Tetapi retribusi keamanan dan kebersihan tidak digratiskan. “Hal-hal seperti inilah yang akan dilakukan tim ini,” tambahnya.

Diselidiki
Terkait pengaduan dari pedagang terkait isu adanya pungutan sebesar RP2 juta hingga Rp3 juta untuk mengisi pasar baru nanti, Wako berjanji akan mengerahkan petugas untuk melakukan penyelidikan. “Kalau memang terbukti nanti ada yang memungut dengan mengatasnamakan Dinas Pasar, akan kita laporkan agar diproses secara hukum, karena kebijakan kita tidak ada yang seperti itu,” tegas Wako. Seperti dirilis sebelumnya, isu tentang adanya pungutan itu, sempat dilontarkan anggota DPRD Kota Pekanbaru Purnamawati kepada Walikota Pekanbaru, beberapa waktu lalu. Menurut Purnawamati, isu membuat pedagang menjadi resah. Belum lama ini, isu itu juga telah dilaporkan pedagang ke DPRD Pekanbaru.

Sebelumnya, Wako juga menegaskan Pemko tetap pada komitmen semula, bahwa untuk mengisi los atau kios di Pasar Rumbai itu selama tiga bulan gratis, memasuki bulan keempat baru dikenai administrasi pembayaran baik distribusi atau uang sewa menyewa.(bin)

This entry was posted in Pekanbaru. Bookmark the permalink.

Comments are closed.