Riau Mandiri Juara Grup B



PEKANBARU-Sesuai dengan skenario, Riau Mandiri akhir berhasil melaju ke babak semi final Liga Media PWI 2009. Tidak saja lolos, Anum Sumantri dan kawan-kawan dipastikan keluar sebagai juara grup B setelah meraih tiga kemenangan berturut-turut. Terakhir, Riau Mandiri membekuk RTV dengan skor 2-1, di lapangan Baterai P, Panam, Minggu (1/3). Di semi final, Riau Mandiri menunggu ranner-up grup A. Saat ini persaingan untuk merebut tiket di grup A masih ketat. Tiga tim yakni Riau Pos, Pekanbaru-MX dan Metro Riau masih berpeluang untuk meraih dua tiket yang ada di grup ini.Nasib malang justru di alami TVRI. Kegagalan memetik kemenangan setelah dikalahkan Petir, 2-1, membuat Amran S dan kawan-kawan harus angkat koper dari ajang ini. Satu tiket yang akan mendampingi Riau Mandiri di semifinal menjadi milik RTV lantaran unggul selisih gol dari TVRI dan Petir. Hasil seri dalam pertandingan ini sebenarnya sudah cukup bagi Riau Mandiri untuk meraih tiket ke semifinal. Tapi, semua itu tidak membuat tim yang di manejeri Muhardi Yance santai. Justru sebaliknya, menghadapi RTV yang bermaterikan beberapa pemain baru ini membuat Devi Surindra dan kawan-kawan tetap ntotot. Sayangnya, absen dua pemain pilar Ismada dan Delvis membuat serangan Riau Mandiri sedikit kendor. Berkali-kali lawan menciptakan peluang untuk gol. Tapi, beruntung, Eka Putra Buana bermain dengan baik sehingga peluang tersebut dapat dipatahkan.

Masuknya Dalik pada pertengahan babak pertama mengantikan Usman mampu merubah permainan Riau Mandiri untuk bermain lebih menekan dibandingkan sebelumnya. Namun sayang serangan yang dilakukan oleh Anom, Febri dan juga Syukur dapat dipatahkan oleh pemain belakang lawan sehingga skor imbang tetap bertahan hingga jeda. Di babak kedua, Riau Mandiri meningkatkan tekanan. Hasilnya, lima menit babak kedua berjalan, Anum Sumantri memecah kebuntuan lewat gol yang ciptakannya. Spontan saja gol tersebut disambut baik oleh offisial Riau Mandiri, yang memadati lapangan Baterai P tersebut.

Unggul 1-0, tidak membuat Riau Mandiri lepas dari gempuran. Justru sebaliknya, RTV terus menekan guna mengejar keteringgalannya itu. Sayang, keasikan menyerang, kembali gawang RTV kebobolan. Anum Sumantri, yang mendapat bola muntah tidak menyia-siakan kesempatan. Pemain yang berkerja sebagai staf iklan Riau Mandiri ini dengan tenang mengoyak gawang RTV sekaligus menjadikan dirinya untuk sementara mencetak gol terbanyak di ajang ini dengan enam gol. Berawal dari kemelut yang timbul dari umpan yang dilesatkan Febri dari sektor kanan pertahanan lawan menimbulkan kemelut di depan gawang RTv, Anom yang muncul dari belakang langsung melesatkan gol keenamnya pada liga Media kali ini dan menambah keunggulan Riau Mandiri menjadi 2-0.

Namun sayang 10 menit akhir para pemain Riau Mandiri sering terjadi salah pengertian antara sesama pemain dan kekacauan pada lini pertahanan mulai timbul sehingga gawang Eka Buana Putra yang sebelumnya belum kemasukan satukalipun harus ditembus oleh gol balasan lawan dan memaksa kapten Riau Mandiri memungut sikulit bundar dari dalam gawangnya sendiri. Beruntung hingga wasit meniup pluit panjang kedudukan 2-1 untuk kemenangan Riau Mandiri tidak berubah. Kemenangan Riau Mandiri ini mendapatkan ucapan selamat langsung dari Presiden Riau Mandiri Grup, H Basrizal Koto dan komisarios Riau Mandiri yang juga caleg nomor 1 DPRD Riau, Hj Mukhniarti dapil Pekanbaru dan pimred Riau Mandiri Dheni Kurnia yang langsung hadir dilapangan. Ucapan selamat tersebut juga motifasi bagi tim yang dimangeri Muhardi Yance ini.

Meski kalah dari Riau Mandiri namun RTV akhirnya selamat dan berhasil lolos ke semifinal mendamping Riau Mandiri. Sukses RTV ini tidak terlepas dari kegagalan TVRI yang dikalahkan Petir dengan skor 2-1. RTV memastikan tiket tersebut karena unggul selisih gol dari TVRI dan Petir. TVRI, yang sebelumnya sukses mengalahkan RTV di laga pertama, sebenarnya berpeluang untuk lolos. Apalagi, sebelumnya Petir ditaklukan Riau Mandiri dengan skor telak 4-0. Tapi, kondisi ini ternyata tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Amran S dan kawan-kawan dan mereka harus tersingkir dari ajang ini. (lel)


eXTReMe Tracker