Pleno KPU Riau Tersendat
Suara 3 Daerah Belum Masuk
PEKANBARU-Target KPU Riau untuk bisa secepatnya menyelesaikan pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara kembali tersendat-sendat. Pasalnya, hingga Minggu (26/4), rekap tiga kabupaten masing-masing Indragiri Hilir, Rokan Hilir dan Bengkalis belum lagi masuk ke KPU Riau. Anggota KPU Riau Alimin Siregar kepada Riau Mandiri kemarin membenarkan belum masuknya rekap suara tiga daerah itu. Menurut dia, baru KPU Inhil yang menyatakan rekap hasil suara kabupaten itu masih dalam perjalanan ke Pekanbaru. Hingga pukul 18.00 WIB, surat suara itu masih berada di Sorek, Pelalawan. Dengan jarak tempuh sekitar dua jam dari Sorek ke Pekanbaru, menurut Alimin, pihaknya tidak mungkin menunggunya. Sehingga diputuskan untuk melanjutkan pleno suara KPU Inhil itu pada Senin (26/4) ini. Sementara itu untuk Rokan Hilir, menurut informasi yang dirangkum Riau Mandiri, kabupaten tersebut masih belum kunjung menggelar pleno di tingkat KPU kabupaten/kota. Sedangkan Bengkalis, terkendala penghitungan ulang yang dilakukan untuk PPK Mandau karena sempat bermasalah. Dari delapan kabupaten/kota yang plenonya sudah diselesaikan KPU Riau, untuk suara DPR RI, dua partai besar, Golkar dan Demokrat tampil sebagai pengumpul suara terbanyak. Di daerah penilihan Riau-1, Golkar menjadi pemuncak dengan 121.096 suara. sedangkan di daerah pemilihan Riau-2, Golkar menunjukkan tajinya dengan perolehan 159.554 suara.
Total 280.650 dari dua Dapil tersebut menempatkan Golkar sebagai partai dengan suara terbanyak untuk DPR RI. Disusul demokrat dengan 214.404 suara dan PAN dengan 100.327 suara. Namun berdasarkan data terpisah yang diperoleh Riau Mandiri dari hasil pleno KPUD Inhil tadi malam, total suara DPR-RI dari Dapil Riau-2 menjadi lebih bersaing lagi. Partai Golkar memang tetap di urutan teratas di Dapil Riau-2 karena mampu mendulang 95.032 suara sehingga total mencapai 375.682 suara. Begitu juga, Partai Demokrat tetap di urutan kedua dengan 237.427 suara berkat tambahan 23.073 suara dari Inhil. Tapi di peringkat ketiga, PDIP berhasil menggeser PAN dan PKS, berkat perolehan 19.998 suara dari Inhil, sehingga total mengantongi 109.121 suara untuk DPR-RI (lihat tabel). Satu hal yang patut dicatat dari rekapitulasi hasil suara Inhil, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) justru berhasil tampil sebagai runner-up untuk suara DPR-RI, karena mengantongi 31.003 suara atau unggul lebih dari 7 ribu suara dari Demokrat di urutan ketiga. Faktor figur Lukman Eddy, Menteri Negara PDT yang juga putra Inhil, yang juga kader PKB, tak bisa dilepaskan dari melambungnya suara PKB untuk DPR-RI dari daerah tersebut.
Secara keseluruhan perolehan suara DPR-RI dari Inhil adalah: 1. Golkar (95.032), 2. PKB (31.003), 3. Demokrat (23.023), 4. PDIP (19.998), 5. PPP (17.529), 6. Gerindra (11.194), 7. Hanura (10.893), 8. PKS (10.236), 9. PAN (7.357), 10. PBB (3.578). (dev,tun)